Peneliti China Sebut Antibodi Tubuh Turun Setelah 6 Bulan Suntik Vaksin Sinovac
berita
Sumber Foto : Antara
28 July 2021 15:45
Watyutink.com - Para peneliti di China menemukan bukti antibodi dalam tubuh yang dihasilkan vaksin Sinovac akan turun dalam waktu 6 bulan. Penurunan terjadi meski telah mendapat vaksinasi dosis kedua secara lengkap. Hal ini diketahui setelah para ahli kesehatan China melaporkan hasil penelitian mereka pada Minggu 25 Juli 2021.

Penitian dilakukan dengan pengambilan sampel darah orang dewasa sehat berusia 18-59 tahun. Peserta sebanyak sekitar 540 orang dibagi dalam dua kelompok. Hasilnya, tak sampai dari 50 peserta memiliki antibodi di atas ambang batas.

Hasil penelitian seperti dikutip Reuters, Selasa 27 Juli 2021 menyatakan 16,9 persen peserta dari 35,2 persen yang menerima dua dosis, 2 atau 4 pekan terpisah, memiliki antibodi di atas ambang natas.

Meski menemukan adanya penurunan antibodi, penelitian tersebut juga menemukan adanya kenaikan antibodi 3 hingga 5 kali lipat. Hal ini ditemukan pada sampel peserta yang menerima suntikan dosis ketiga setelah 4 pekan.

Itulah sebabnya para peneliti menyebut perlu diberikan suntikan ketiga sebagai vaksin booster. Nantinya vaksin ketiga akan menimbulkan efek sebagai penguat antibodi yang cukup signifikan untuk Sinovac.

Para peneliti yang merupakan gabungan dari Sinovac dan lembaga lain di China mengaku hasil ini masih baru. Sehingga perlu tinjauan lebih lanjut. Para peneliti mengingatkan perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk melihat berapa lama antibodi usai suntikan dosis ketiga bisa bertahan dalam tubuh.

Jangan-jangan jebakan betmen nih, biar negara lain pada beli vaksin Sinovac lagi. 

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR

PILIHAN REDAKSI

close

PENALAR

PILIHAN REDAKSI

PENALAR TERPRODUKTIF