Prihatin Maraknya Pungli, Pegiat Antikorupsi Sebut Valentino Rossi Tak Bakal Dapat SIM C di Indonesia
berita
Sumber Foto : Antara/Oky Lukmasyah
16 September 2021 13:30
Watyutink.com - Pegiat antikorupsi Emerson Yuntho mengaku prihatin dengan maraknya praktik pungutan liar atau pungli di tanah air. Terutama dalam hal pengurusan berbagai dokumen. Emerson menyebut salah satunya praktik pungli yang terjadi di lingkungan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) dan Satuan Administrasi SIM (Satpas).

Keprihatinan itulah yang mendorong Emerson membuat surat terbuka perihal perbaikan di lingkungan Samsat dan Satpas. Saat berbicara dengan awak media, Rabu 15 September 2021, Emerson mengirim surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan meminta praktik pungli di lingkungan Samsat dan Satpas segera dibenahi.

Mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) ini mengatakan sudah lebih dari 20 tahun sebagai warga negara ia merasa resah dan prihatin dengan pelayanan publik khususnya di Samsat) dan Satpas yang hingga saat ini belum bebas dari pungli dan percaloan. Begitu maraknya praktik haram tersebut, Emerson sampai yakin juara dunia balap F1 Lewis Hamilton dan mantan juara MotoGP Valentino Rossi tak mungkin bisa dapat SIM Surat Izin Mengemudi (SIM) di Indonesia.

Melihat model ujian, baik teori maupun praktik, kedua pembalap top itu pasti gagal dapatkan SIM A dan SIM C. Menurut Emerson ujian teori dan ujian praktik dalam proses pembuatan SIM kerap tidak masuk akal dan tidak transparan. Emerson menuturkan, praktik pungli telah terjadi hampir merata di Samsat dan Satpas seluruh Indonesia.

Akibat sulitnya prosedur mendapatkan SIM, survei sederhana yang dilakukan Emeraon menunjukkan, 3 dari 4 atau 75 persen warga Indonesia mendapatkan SIM secara tidak wajar. Baik sengaja maupun tidak. Padahal seharusnya mereka mengikuti prosedur secara benar.

Untuk itu, Emerson meminta Jokowi melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap praktik pungli di Samsat dan Satpas. Dia juga mendesak Menkopolhukam Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ikut terlibat dalam upaya pemberantasan pungli tersebut. Emerson merasa Jokowi perlu melakukan pembenahan secara extraordinary atau luar biasa. Pasalnya cara-cara biasa telah terbukti gagal.

Emerson juga menginisiasi petisi di situs change.org bertajuk 'Benahi SAMSAT dan SATPAS, Bersihkan dari Pungli dan Calo'. Dalam petisi tersebut, Emerson Yuntho juga meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengevaluasi proses pengurusan administrasi dan perizinan kendaraan untuk menghindari celak pungli. Petisi ini telah ditandatangani oleh 258 dari target 500 orang.

Sudah jadi rahasia umum, kalau nggak bayar bakal gagal.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF