Selama PSBB Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang, Hanya Boleh Antar Barang
berita
Sumber Foto : tempo.co
06 April 2020 13:55
Watyutink.com – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diyakini bakal menggerus pendapatan para pengemudi  atau driver ojek online (ojol). Pasalnya dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB Dalam Penangangan Covid-19 diatur tentang tidak dperkenankannya angkutan roda dua atau ojek online mengangkut penumpang. Ojek online hanya diperbolehkan membawa barang.

Dalam aturan yang dilihat pada Senin (6/4/2020) terlihat aturan terkait ojek online temasuk dalam lampiran terkait tempat kerja yang dikecualikan untuk diliburkan. Meski demikian jumlah minimum karyawan dalam aturan tersebut wajib disebutkan. Dalam aturan sesuai Permenkes tersebut kantor yang tidak diliburkan harus bekerja dengan jumlah karyawan minimun. Namun tetap mengutamakan pencegahan penularan virus corona.

Kantor yang diperbolehkan tetap buka sesuai Permenkes adalah kantor atau instansi tertentu yang memberikan pelayanan terkait pertahanan dan keamanan, ketertiban umum, kebutuhan pangan, bahan bakar minyak dan gas, pelayanan kesehatan, perekonomian, keuangan, komunikasi, industri, ekspor dan impor, distribusi, logistik, dan kebutuhan dasar.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Oscar Permadi mengatakan bukan hanya ojok online yang dilarang, tapi moda transportasi umum lainnya. Semuanya tidak diperkenankan melakukan kegiatan yang mengumpulkan massa. Kegiatan-kegiatan yang sifatnya berkerumun akan dibatasi.

Saat memberikan keterangan pada Minggu (5/4/2020) Oscar menyebut pembatasan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk pertahanan keamanan. Pasalnya menurut Oscar, jika karantina wilayah diberlakukan warga masyarakat tidak diperkenankan beraktivitas di luar rumah.

Namun Oscar menekankan PSBB berbeda dengan karantina wilayah. Dalam PSBB masyarakat masih diperkenan beraktivitas di luar rumah tapi dibatasi. Pembatasan ini demi mencegah kemungkinan penyebaran virus corona.

Kasihan ojek online, sudah jatuh tertimpa tangga dan pemerintah seolah enggan membantu mereka!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF