Tanggapi Pengumuman KPU, Pedukung 01 dan 02 Perang Tagar di Dunia Maya
berita

21 May 2019 12:00
Watyutink.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019. Dalam rapat pleno yang berakhir pada Selasa (21/5/2019) jam 02.00 WIB dini hari, KPU secara resmi menyatakan pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin sebagai pemenang pemilihan presiden (pilpres) 2019 mengalahkan pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Hasil ini segera mendapat tanggapan beragam dari warganet. Pendukung dari kedua pasangan calon (paslon) segera bereaksi. Perang tagar pun mewarnai jagad media sosial. Bahkan beberapa diantaranya menjadi trending topic di laman twitter.

Pendukung Jokowi – Ma’ruf Amin segera mencuitkan tagar #JokowiAminSudahMenang. Ada pula yang mencuitkan tagar  #JokowiMenang. Cuitan mereka disertai foto dan meme yang menyiratkan kegembiraan atas pengumuman KPU yang secara resmi menyatakan Jokowi – Ma’ruf Amin menjadi pemenang pemilihan presiden dan wakil presiden.

Sementara itu pendukung Prabowo – Sandiaga ‘membalas’ dengan mencuitkan tagar #RakyatTolakHasilPilpres dan #SaveOurDemocracy. Sebagian besar menganggap keputusan KPU tidak sah. Ada pula yang menganggap demokrasi di Indonesia sudah mati. Selain itu muncul pula tagar lain seperti, #PrabowoBukanAyamSayur dan #KedaulatanDiTanganRakyat.

Hingga Selasa (21/5/2019) pagi, setidak ada lima tagar yang menjadi trending topic, yakni  #JokowiAminSudahMenang, #RakyatTolakHasilPilpres, #PrabowoBukanAyamSayur, #HomatiSuaraRakyat, dan #SaveOurDemocracy.

Semoga perang di dunia maya tidak menular ke dunia nyata!

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF

Gigin Praginanto

Pengamat Kebijakan Publik, Wartawan Senior

Mohammad Faisal

Direktur Centre of Reform on Economic (CORE) Indonesia

FX Sugiyanto, Prof.

Guru Besar Universitas Diponegoro

FOLLOW US

Kematian Petugas KPPS Tidak Ada Yang Aneh             Memerangi Narkoba Tanggung Jawab Semua Pihak             Pendekatan yang 'Teenager Friendly'             Pendampingan Tiga Tungku             Perda Dulu Baru IMB             Kelalaian Negara dalam Misi Kemanusiaan             Kematian Petugas Medis; Pemerintah Harus Berbenah             Daerah Terpencil Sebagai Indikator Keberhasilan             Resiko Petugas Sosial             Kebijakan RI Perbanyak Barang Impor Masuk