Wasekjen MUI Sebut Boikot Produk Prancis Wujud Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW
berita

29 October 2020 16:45
Watyutink.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zaitun Rasmin menilai seruan boikot produk Prancis oleh umat Islam adalah hal wajar. Pasalnya Presiden Prancis Emmanuel Macron telah melecehkan Islam melalui pernyataan dan tindakannya. Pemboikotan menurut Zaitun untuk menunjukkan rasa cinta umat Islam terhadap Nabi Muhammad SAW.

Saat berbicara di acara Kabar Petang tvOne, Kamis, 29 Oktober 2020 Zaitun bahkan menyebut tindakan boikot perlu dilakukan guna memberikan efek jera. Bukan hanya bagi Perancis tapi juga negara lain yang juga melakukan pelecehan dan penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Zaitun menambahkan pernyataan Macron yang menyebut Islam dalam krisis justru jadi bumerang yang merugikan negaranya. Itulah sebabnya Zaitun mengaku heran dengan sikap Macron yang membela kelompok yang melecehkan Islam dan Nabi Muhammad SAW. Meski dengan dalih kebebasan berpendapat dan berekspresi.

Seperti diketahui gelombang protes terhadap pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron terjadi dihampir semua negara Islam di seluruh dunia. Dikutip dari The Guardian, Rabu, 28 Oktober 2020, gelombang protes dilaporkan terjadi di Iran dan Bangladesh yang menyebut Macron adalah penyembah setan. Sedangkan warga Baghdad, Irak melakukan protes dengan cara membakar patung Macron.

Sementara Turki, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, dan Pakistan melakukan boikot terhadap barang-barang produk dari Prancis. Seruan serupa juga mulai diserukan di Indonesia. Tanda pagar atau tagar #boikotprodukperancis menggema di semua akun media sosial, baik twitter, instagram, maupun facebook.

Di Indonesia terdapat beberapa produk asal Prancis. Produk yang paling dikenal adalah air minum dalam kemasan (AMDK) merek Aqua dan jaringan toko retail Carrefour. Namun pihak Carrefour yang kini sudah berganti nama menjadi Transmart menegaskan pihaknya sudah bukan lagi produk Prancis. Pasalnya sejak Januari 2013 kepemilikan saham Carrefour di Indonesia sudah beralih 100 persen kepada pengusaha  Indonesia Chairul Tanjung.

Produk Prancis lainnya adalah produk fashion dan kosmetik sepert Louis Vuitton, Chanel, Hermes, Mont Blanch, Givenchy,  Yves Saint Laurent, L’Oreal dan Garnier. Di sektor energi dan otomotif terdapat Total, Elf, Renault, Peugeot, dan Citroen.

Kita lihat apakah seruan boikot benar-benar dilaksanakan.

Tetaplah kritis membaca berita!

SHARE ON
OPINI PENALAR
close

TOPIK TERPOPULER

PENALAR

PENALAR TERPRODUKTIF