• Jumat, 1 Juli 2022

PDIP Minta Ruhut Hadapi Proses Hukum Secara Jantan

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 10:00 WIB
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. Foto : Antara/M Agung Rajasa
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. Foto : Antara/M Agung Rajasa

Watyutink.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhirnya buka suara soal kadernya, Ruhut Sitompul yang tersandung kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono, meminta Ruhut bersikap jantan dan mentaati proses

"Apalagi, kan, sudah dilaporkan ya tidak ada cara lain selain dihadapi dengan baik, taat proses hukum," ujar Gembong saat berbicara dengan awak media Jumat 13 Mei 2022.

Terkait kemungkinan memberikan bantuan hukum, Gembong menyatakan pihaknya masih menunggu arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Sekeraris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jakarta ini menuturkan, pihaknya memang memiliki lembaga bantuan hukum. Namun untuk bisa memberikan pendampingan terhadap kader yang tersandung kasus, menurut Gembong perlu arahan DPP.

“Kami, kan, punya badan bantuan hukum, apakah nanti mau menggunakan itu atau tidak, kami belum tahu karena itu ranahnya DPP. Belum ada arahan lebih lanjut dari DPP,” ujar Gembong.

Sebelumnya Ruhut diketahui telah mengunggah foto Anies Baswedan dengan memakai baju adat Suku Dani, Papua. Dalam unggahan di akun twitter @ruhut sitompul, Rabu 11 Mei 2022 itu, mantan anggota DPR RI ini juga menuliskan komentar, "Ha ha ha kata orang Betawi usahe ngeri X Sip deh."

Akibat unggahan itu Ruhut harus berurusan dengan polisi. Pasalnya Panglima Komandan Patriot Revolusi (Kopatrev) Petrodes Mega M.S Keliduan atau Mega melaporkan mantan anggota DPR RI itu ke Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan Ruhut dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi elektronik (ITE).

Saat memberikan keterangan, Kamis 12 Mei 2022, Zulpan menerangkan laporan dilakukan pada Rabu 11 Mei 2022 dan telah diterima dengan nomor LP/B/2299/SPKT/Polda Metro Jaya. Zulpan menambahkan saat ini penyedik tengah mempelajari laporan tersebut.

Hadapi dengan jantan dan ikuti proses hukum.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

X