• Jumat, 1 Juli 2022

Banyak Warga Langkat Murtad, MUI: Ada yang Ajak dan Tawarkan Pekerjaan

- Minggu, 15 Mei 2022 | 14:00 WIB
Majelis Ulama Indonesia. Foto : mui.or.id
Majelis Ulama Indonesia. Foto : mui.or.id

Watyutink.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara (Sumut) buka suara soal kabar banyak warga di Kabupaten Langkat keluar dari agama Islam atau murtad. Ketua Bidang Dakwah MUI Sumatera Utara, M. Hatta menduga ada faktor eksternal dan internal yang menyebabkan mereka menanggalkan keimanannya.

Saat memberikan keterangan, seperti dikutip dari detik.com Minggu 15 Mei 2022 Hatta menjelaskan, faktor eksternalnya adalah adanya kelompok yang secara masif mengajak warga untuk keluar dari agama Islam. Kelompok itu mulanya menawarkan pekerjaan dan tawaran keuangan.

"Eksternal ini adanya upaya-upaya sistemik yang dilakukan kelompok-kelompok tertentu sehingga ya terjadinya goncangan dalam diri seseorang. Misalkan tawaran pekerjaan, tawaran keuangan, ini lah eksternal," ucap Hatta.

Sedangkan faktor internal menurut Hatta terkait dengan keimanan seorang Muslim. Hatta mengatakan seorang Muslim yang keluar dari agama Islam karena imannya yang lemah.

"Tapi internal itu ya kelemahan iman yang ada pada umat Islam sehingga mudah tergoyahkan," jelasnya.

Hatta mengaku pihaknya belum menghimpun secara pasti berapa jumlah warga yang memutuskan murtad. Namun dari informasi yang diperoleh jumlahnya sangat memprihatinkan.

Guna mengatasi hal tersebut Hatta menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan MUI Langkat. Rapat antara MUI Sumut dan MUI Langkat sudah dilaksanakan pada Senin 9 Mei 2022 lalu.

Sebelumnya, MUI Sumut mendapatkan kabar banyak warga Kabupaten Langkat yang murtad di Langkat. MUI Sumut menyebut laporan pertama diperoleh dari masyarakat. Selain itu ada pula yang secara langsung mengetahui adanya upaya pihak tertentu mengajak umat Islam murtad. Salah satunya dengan cara pernikahan.

"Kedua modus seperti itu banyak terjadi. Secara masif terjadi. Kadang kawin secara Islam, setelah itu dipaksa masuk (agama lain)," tutur Hatta.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

X