• Jumat, 1 Juli 2022

Minta Maaf Soal 'Manusia Gurun, ITK Serahkan Masalah Prof Budi ke ITS

- Minggu, 15 Mei 2022 | 13:00 WIB
Prof Budi Santoso Purwokartiko. Foto : its.ac.id
Prof Budi Santoso Purwokartiko. Foto : its.ac.id

Watyutink.com - Institut Teknologi Kalimantan (ITK) secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan Rektor Prof Budi Santoso Purwokartiko yang dinilai telah menyinggung umat Islam. Prof Budi juga dianggap berbuat rasis dengan menyebut mahasiswi berjilbab sebagai 'manusia gurun.'

Permohonan maaf disampaikan oleh Ketua Senat ITK Nurul Widiastuti, seperti dikutip dari cnnindonesia.com, Sabtu 14 Mei 2022. Nurul menyatakan pernyataan yang diunggah melalui akun media sosial (medsos) Prof Budi telah memicu kegaduhan.

Nurul menuturkan dalam forum Rapat Senat, Rabu 27 April 2022, Prof Budi telah menyampaikan permohonan maaf. Baik kepada civitas akademika ITK maupun masyarakat secara luas. Nurul menuturkan, Rapat Senat menyimpulkan bahwa pernyataan tersebut merupakan opini pribadi Prof Budi dan tidak ada hubungannya dengan jabatannya sebagai Rektor ITK.

Meski demikian menurut Nurul, ITK sebagai institusi menyampaikan permohonan maaf.  "ITK sebagai institusi memohon maaf atas kejadian tersebut," ujarnya.

Nurul menambahkan persoalan selanjutnya terkait Prof Budi diserahkan kepada Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Pasalnya Prof Budi tercatat sebagai dosen ITS dan memiliki homebase di Surabaya. Pada Senin 9 Mei 2022 Senat ITK telah mengirimkan surat kepada Rektor ITS guna menyelesaikan persoalan Prof Budi sesuai mekanisme dan peraturan ITS.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Non Akademik ITK Muhammad Mashuri mengatakan Prof Budi masih tetap aktif menjalankan tugas. Saat ini, ia sedang mendampingi program studi yang ada di ITK dalam penyusunan Akreditasi Internasional.

"Secara umum ITK tetap berposes tetap seperti biasanya, bahkan tetap berjalan lancar, dan memohon kepada masyarakat untuk tetap tenang karena proses sedang berjalan," kata Mashuri.

Sebelumnya, Prof Budi Santosa Purwokartiko membuat gaduh dengan menulis status di Facebook pribadi pada 27 April 2022, hingga viral. Tulisan guru besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut memicu kontroversi lantaran mengandung unsur SARA.

Budi juga menunjukkan sikap anti terhadap mahasiswa yang mengucapkan kalimat yang mengandung ajaran Islam, seperti insya Allah, barakallah, hingga qadarallah. Bahkan, ia tidak segan melabeli buruk mahasiswa perempuan yang berjilbab.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

X