• Selasa, 5 Juli 2022

Ungkap Alasan Larang UAS Masuk, Pemerintah Singapura: Penceramah Ekstrimis

- Rabu, 18 Mei 2022 | 09:00 WIB
UAS saat 'dikurung' Imigrasi Singapura. Foto : Instagram @ustadzabdulsomad_official
UAS saat 'dikurung' Imigrasi Singapura. Foto : Instagram @ustadzabdulsomad_official

Watyutink.com - Pemerintah Singapura akhirnya buka suara soal penolakan Ustad Abdul Somad (UAS) masuk ke negaranya. Melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Singapura, negara tetangga itu menyatakan UAS ditolak masuk karena ceramah-ceramahhya yang dianggap merendagkan agama lain. 

Bahkan dalam keterangan tertulisnya, Selasa 17 Mei 2022, Kemendagri Singapura menyebut UAS sebagai ekstrimis dan segregasionis. Hal inilah yang menyebabkan penceramah asal Pekanbaru, Riau itu tidak diterima di Singapura yang multirasial dan agama. 

Kemendagri Singapura juga menyinggung ceramah ustad yang punya banyak jamaah di Indonesia soal konflik Palestina-Israel. Singapura menuding UAS menyebut bom bunuh diri yang dilakukan pejuang Palestina sah.

"Sementara Somad berusaha memasuki Singapura dengan modus untuk kunjungan sosial, Pemerintah Singapura memandang serius setiap orang yang menganjurkan kekerasan dan/atau mendukung ajaran ekstremis dan segregasi. Somad dan teman perjalanannya ditolak masuk ke Singapura," ujar Kemendagri Singapura dalam keterangan resminya. 

Kemendagri Singapura menerangkan UAS dan rombongan sebanyak 7 orang berniat masuk melalui Pelabuhan Tanah Meray pada Senin 16 Mei 2022. Ustad lulusan Universitas Al Azhar, Mesir itu sempat 'dkurung'dalam ruangan berukuran 1x2 meter selama sekitar 1 jam sebelum dipulangkan kembali ke Batam pada hari yang sama. 

UAS mengaku ditarik oleh pihak Imigrasi dan terpisah dari rombongannya. UAS mengaku tak ada wawancara dan penjelasan dari pihak Imigrasi terkait kejadian tersebut. Hingga akhirnya pada pukul 17.30 UAS dan rombongan dipulangkan dengan feri terakhir menuju Batam.

"Tidak ada wawancara. Tidak ada minta penjelasan. Tidak bisa menjelaskan ke siapa," tulis UAS.

Melalui unggahan di akun Instagram @ustadzabdulsomad_official, Senin 16 Mei 2022, UAS menyatakan telah memenuhi semua persyaratan perjalanan ke Singapura sejak beberapa hari sebelum keberangkatan. Ia juga mengaku telah mendapatkan arrival card dari Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapura.

Singapura dapat informasi dari siapa UAS penceramah ekstrimis? 

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

Tax Amnesty II Raup Pajak Rp61 Triliun

Jumat, 1 Juli 2022 | 21:45 WIB
X