• Selasa, 5 Juli 2022

Kejagung Tetapkan Lin Che Wei Jadi Tersangka Kasus Korupsi Minyak Goreng

- Rabu, 18 Mei 2022 | 10:00 WIB
Tersangka korupsi minyak goreng Lin Che Wei. Foto : tempo.co/Subekti
Tersangka korupsi minyak goreng Lin Che Wei. Foto : tempo.co/Subekti

Watyutink.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) secara resmi menetapkan Lin Che Wei alias Weibinanto Halimdjati sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian izin ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). Penetapan tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana saat berbicara kepada awak media, Selasa 17 Mei 2022.

Dalam keterangannya, disebutkan bahwa Lin Che Wei sempat diperiksa dalam kapasitasnya sebagai penasihat kebijakan/analisa pada Independent Research & Advisory Indonesia. Lin Che Wei adalah pihak swasta yang diperbantukan di Kementerian Perdagangan (Kemendag).

"Selasa 17 Mei 2022 tim penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus kembali menetapkan satu orang tersangka," ujarnya

Sumedana menerangkan  Lin Che Wei bersama Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana mengkondisikan pemberian izin ekspor CPO oleh beberapa perusahaan. Namun Sumedana tidak menyebutkan secara rinci perusahaan masa saja yang menerima izin ekspor tersebut.

Sumedana menambahkan Lin Che Wei akan menghuni Rumah Tahanan Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat selama 20 hari guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Terhitung sejak 17 Mei 2022 hingga 5 Juni 2022," ujar Sumedana.

Lin Che Wei diduga melanggar Pasal 2 jo Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penetapan Lin Che Wei menjadi jumlah tersangka kasus dugaan mafia minyak goreng bertambah menjadi 5 orang. Sebelumnya Kejaksaan Agung telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi minyak goreng.

Mereka adalah Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Indrasari Wisnu Wadhana (IWW), Master Parulian Tumanggor (MPT) Komisaris PT Wilma Nabati Indonesia, Stanley MA (SMA) Senior Manajer PT Permata Hijau dan Pierre Togar Sitanggang (PTS) Manajer Affair PT Musim Mas.

Saat memberikan keterangan Selasa 19 April 2022, Jaksa Agung Sanitar (ST) Burhanuddin mengatakan tindak pidana tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas ekspor CPO dan turunannya dilakukan pada Januari 2021 hingga Maret 2022.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

Tax Amnesty II Raup Pajak Rp61 Triliun

Jumat, 1 Juli 2022 | 21:45 WIB
X