• Jumat, 1 Juli 2022

PA 212 Desak Anies Tak Izinkan Acara Bintang Porno Jepang di Jakarta

- Rabu, 18 Mei 2022 | 08:00 WIB
Bintang porno Jepang Maria Ozawa atau Miyabi. Foto : detik.com
Bintang porno Jepang Maria Ozawa atau Miyabi. Foto : detik.com

Watyutink.com - Pengamat Hukum Dan Politik Mujahid 212 Damai Hari Lubis mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak memberikan izin penyelenggaraan acara makan malam atau gala dinner dengan bintang porno asal Jepang, Maria Ozawa di Jakarta. Damai menilai kehadiran bintang porno yang juga bernama Miyabi itu bisa membawa efek buruk bagi warga Jakarta 

Saat memberikan keterangan, Selasa 17 Mei 2022, Damai juga menyinggung rencana pencalonan Anies dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Damai menilai kehadiran Miyabi bisa menjadi jebakan politik yang bisa menjatuhkan Anies.

"Anies idealnya tidak berikan izin penyelenggaraan karena bisa jadi acara hiburan yang akan hadirkan tokoh porno ini nonpolitis, namun dapat menjadi ajang jebakan Batman buat Anies. Tokoh yang banyak disebut sebagai bakal capres 2024," kata Damai dalam keterangan resminya.

Damai menambahkan bakal banyak elemen masyarakat Jakarta yang menolak kehadiran artis yang sudah membintangi banyak film porno itu. Penolakan sudah terlihat dari banyak unggahan di berbagai akun media sosial (medsos) seperti twitter. Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu kondisi keamanan di Jakarta.

"Hal ini sudah tergambar dari banyak unggahan masyarakat Twitter, yang dikhawatirkan suara-suara negatif yang ada pada puncaknya menjadi rawan provokasi hingga akan ganggu kondusivitas Ibu Kota DKI Jakarta," ujarnya. 

Itulah sebabnya Damai menyarankan Anies segera mengambil sikap tegas dan meminta panitia membatalkan acara tersebut. Damai menegaskan acara gala dinner dengan Miyabi tidak ada manfaatnya. Justru mudaratnya lebih besar. 

Permintaan serupa disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin. Menurutnya kehadiran Miyabi sangat layak ditolak. Novel pun mengaku tengah mengupayakan penolakan itu dengan Pemprov DKI Jakarta, aparat dan ormas-ormas Islam lainnya.

"Sedang kami upayakan ke Pemprov DKI, akan koordinasikan dengan aparat yg berwenang juga kepada wakil rakyat dan juga para tokoh dan pastinya ulama serta ormas ormas Islam untuk menolak kehadiran Miyabi," kata Novel.

Novel menerangkan mengundang Miyabi ke Jakarta sama saja mempromosikan kemaksiatan. Hal ini sangat bertentangan dengan nilai nilai agama, Pancasila dan budaya Indonesia.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

X