• Jumat, 1 Juli 2022

Pemerintah Izinkan Masyarakat Lepas Masker Kecuali Komorbid dan Lansia

- Rabu, 18 Mei 2022 | 13:00 WIB
Jokowi saat mengumumkan masyarakat boleh lepas masker. Foto : Youtube
Jokowi saat mengumumkan masyarakat boleh lepas masker. Foto : Youtube

Watyutink.com – Pemerintah akhirnya mengizinkan masyarakat beraktivitas tanpa mengenakan masker. Keputusan tersebut sebagai bagian dari kebijakan pemerintah memberikan kelonggaran di tengah kondisi pandemic Covid-19 di tanah air yang belum sepenuhnya usai. Keputusan tersebut disampaikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan pernyataan pers di Istana Bogor, Selasa 17 Mei 2022.

Dalam keterangannya, Jokowi menyebut masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka dipekenankan tidak mengenakan masker. Terlebih jika aktivitas itu dilakukan di lokasi yang tidak pada orang.  

"Pertama pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker. Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka boleh untuk tidak menggunakan masker,” ujar Jokowi melalui video yang ditayangkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Meski demikian, Jokowi menekankan masyarakat tetap diimbau mengenakan masker saat melakukan kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik. Selain itu kewajiban penggunaan masker juga masih diberlakukan bagi masyarakat dengan katagori rentan, usia lanjut atau lansia. Selain itu juga kelompok masyarakat dengan penyakit bawaan atau komorbid.

"Demikian juga masyarakat yang alami gejala batuk pilek maka tetap harus gunakan masker ketika melakukan aktivitas," kata Jokowi.

Keputusan tersebut langsung mendapat tanggapan berbagi pihak, salah satunya kalangan dunia usaha. Kebijakan mengizinkan melepas masker diyakini bakal meningkatkan produktivitas. Pasalnya para pekerja sudah bisa melakukan kegiatan tanpa harus mengenakan masker, terutama di lapangan.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta, Nurjaman mengatakan keputusan tersebut adalah kabar baik bagi pengusaha. Itulah sebabnya Nurjaman menturukan pihaknya menerima dengan senang hati keputusan pemerintah.

Saat memberikan keterangan, Selasa 17 Mei 2022, Nurjaman menambahkan kebijakan itu sebagai tanda bahwa pergerakan mobilitas sudah lebih baik, alhasil kepercayaan diri untuk meningkatkan produktivitas jadi sangat terbuka. Karena dengan lepas masker secara psikologis masyarakat sudah lebih yakin dengan kondisi saat ini.

"Ini satu kabar baik dari pemerintah pusat, dari Presiden yang sudah menyampaikan hal tersebut. Kami akan terima dengan senang hati, artinya gairah meningkatkan produktivitas lebih tinggi lagi, paling nggak gairah produktivitas untuk bekerja terbuka lebar,” ujar Nurjaman.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

X