• Minggu, 2 Oktober 2022

Kemenkes Imbau Masyarakat Tetap Kenakan Masker Meski Jokowi Beri Kelonggaran

- Kamis, 19 Mei 2022 | 13:00 WIB
Presiden Jokowi izinkan masyarakat lepas masker. Foto : Antara/Hafidz Mubarak
Presiden Jokowi izinkan masyarakat lepas masker. Foto : Antara/Hafidz Mubarak

Watyutink.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyarankan masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas. Meski pemerintah telah memperbolehkan masyarakat melepas masker saat beraktivitas, namun Kemenkes menilai menutup mulut dan hidung saat ini masih diperlukan untuk mencegah terjadinya penulaan virus penyakit melalui saluran pernafasan.

Imbaun itu disampaikan Juru Bicara Kemekes dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH saat memberikan keterangtan pers di Gedung Kemenkes, Jakarta, Rabu 18 Mei 2022. Syahril mengatakan masker terbutki dapat mencegah penularan virus. Terlerbih saat ini muncul penyakit hepatitis akut yang penularannya masih menjadi misteri.

Sempat muncul dugaan penyakit hepatitis akut bisa menular melalui saluran pernafasan dan pencernaan. Meski penyebab pastinya masih belum diketahui namun upaya-upaya pencegahan layak dilakukan. Salah satunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

"Masker menghindari penularan. Tentu saja dengan protokol kesehatan lainnya seperti cuci tangan. Walaupun sudah diumumkan presiden dengan pelonggran itu maka tetap ada kewajibam yang harus dipahami dan diwaspadai apalagi ada hepatitis yang penyebabnya belum diketahui," kata Syahril.

Sampai saat ini para ahli masih berusaha dan terus meneliti penyebab penyakit yang pertama kali menular di Inggris itu. Sejumlah dugaan muncul, termasuk hepatitis akut menular melalui droplet atau cipratan cairan mulut. Itulah sebabnya menurut Syahril penggunaan masker masih tetap diperlukan dalam kondisi tertentu.

Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara itu menuturkan kelonggaran yang diberikan pemerintah bukan berarti masker sama sekali dilepas. Pada kondisi tertentu masker masih harus dikenakan, seperti saat berada di kerumunan, ruangan, fasilitas dan transportasi umum.   

"Maka pelonggaran harus tetap diikuti dengan kewajiban seperti dalam ruangan tetap pakai masker, di luar ruangan, ada kerumunan yang banyak, di transportasi dan fasilitas umum tetap pakai. Pelonggaran ini bukan berarti kita membiarkan penularan penyakit-penyakit lain,” ujar Syahril.

Sebelumnya pemerintah mengizinkan masyarakat beraktivitas tanpa mengenakan masker. Keputusan tersebut sebagai bagian dari kebijakan pemerintah memberikan kelonggaran di tengah kondisi pandemic Covid-19 di tanah air yang belum sepenuhnya usai. Keputusan tersebut disampaikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan pernyataan pers di Istana Bogor, Selasa 17 Mei 2022.

Dalam keterangannya, Jokowi menyebut masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan atau area terbuka dipekenankan tidak mengenakan masker. Terlebih jika aktivitas itu dilakukan di lokasi yang tidak pada orang. 

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

Kapolri Siap Hadapi Tantangan Ferdy Sambo di PTUN

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Berkas Perkara Sudah P21, Ferdy Sambo segera Disidang

Kamis, 29 September 2022 | 09:00 WIB
X