• Jumat, 1 Juli 2022

PKB Siap Gabung Koalisi Golkar-PPP-PAN, Cak Imin: Asalkan Capresnya Saya 

- Senin, 23 Mei 2022 | 10:00 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Foto : Instagram @cakiminnow
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Foto : Instagram @cakiminnow

Watyutink.com - Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menyatakan partainya siap bergabung dengan Koalisi Indonesia  Bersatu (KIB). Namun pria yang biasa disapa Cak Imin itu memberikan syarat koalisi bentuk Partai Golkar, PPP dan PAN itu mengusung dirinya sebagai calon presiden (Capres) 2024. 

Saat menghadiri acara Doa BersamaUlama dan Habain Untuk Perdamaian Dunia di Surabaya, Jawa Timur, Minggu 22 Mei 2022, Cak Imin mengatakan terbentuknya KIB adalah gagasan yang bagus. Wakil Ketua DPR ini pun mendoakan KIB bisa terus kompak dan bisa mengusung Capres yang sama. 

"Koalisi Indonesia bersatu bagus itu saya rasa usaha, ikhtiar untuk menyamakan kekuatan, sehingga mulai mengkristal saya menyambut baik itu. Moga-moga nanti calonnya sama," tegasnya.

Terkait kemungkinan PKB bergabung dalam KIB, Cak Imin menyebut hal itu bisa saja terjadi. "Saya (PKB) siap bergabung asal capresnya saya kan," ujar mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) ini. 

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin juga mengajak semua kader dan simpatisan PKB bekerja keras demi menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Politisi asal Jombang, Jawa Timur ini menyebut posisi PKB dalam peta politik Indonesia sudah cukup baik. Berdasarkan survei yang dilakukannya, PKB saat ini berada di urutan 3 besar. 

Cak Imin menegaskan PKB siap berjuang untuk setidaknya merebut posisi 2 besar yang saat ini diduduku Partai Gerindra. "Insya Allah kita siap bersama-sama mensukseskan pemilu dan maju capres. Kita harap survei terakhir posisi kedua bersaing dengan Gerindra. Syukur-syukur bisa juara satu," tandasnya.

Seperti diketahui, pada 12 Mei 2022 lalu 3 Ketua Umum (Ketum) partai sepakat membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Ketiganya adalah Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PPP Suharso Monoarfa, dan Ketum PAN Zulkifli Hasan. 

Terbentuknya KIB diyakini banyak pihak sebagai persiapan jelang Pilpres 2024. Terlebih dengan bersatunya 3 partai itu, KIB bakal mengumpulkan 26,82 persen kursi di DPR periode 2019-2024. 

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Pasal 222, pasangan calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% dari jumlah kursi di DPR. Artinya KIB berpeluang mengusung pasangan Capres-Cawapres sendiri. 

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

X