• Selasa, 5 Juli 2022

Larangan LGBT Tak Masuk Dalam Draft RKUHP

- Senin, 23 Mei 2022 | 20:00 WIB
Sumber Foto : merdeka.com
Sumber Foto : merdeka.com

Watyutink.com – Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward O.S Hirariej menegaskan bahwa pasal yang mengatur larangan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) tidak ada dalam Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).

"LGBT tidak ada dalam RKUHP, tidak ada," ujar Eddy pada Senin (23/5/2022).

Hal ini sekaligus membantah pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang sebelumnya bilang bahwa ada larangan dan pidana bagi LGBT yang tengah dibahas di RKUHP.

Menanggapi itu, Eddy mengaku belum mengetahui pernyataan Mahfud tersebut. "Saya belum baca statement-nya pak Mahfud, saya belum," katanya.

Menurut dia, dalam RKUHP tidak melihat gender apa pun yang dipidana. RKUHP netral gender. Misalnya, dalam aturan pencabulan, tidak secara spesifik mempidana gender tertentu.

"Pokoknya kan setiap orang. Setiap orang itu kan mau laki-laki sama perempuan, laki-laki sama laki-laki, perempuan sama perempuan, netral gender dia," tegas Eddy.

Pemerintah akan membahas kembali RKUHP yang sempat tertunda bersama Komisi III pada Rabu, 25 Mei mendatang. "Hari Rabu hari Rabu kita ketemu ya di DPR Komisi III jam 2, RKUHP," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan sikap pemerintah sudah jelas soal lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Bahkan, larangan LGBT sudah masuk dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

"Sudah masuk di RKUHP dan pemerintah sudah punya sikap tetapi waktu itu tahun 2017, pemerintah, DPR itu didemo oleh LSM yang minta agar LGBT itu tidak dilarang. Lalu tertunda sampai sekarang. Kalau pemerintah sudah jelas, sudah menyampaikan," kata Mahfud, Rabu (18/5/2022).

Halaman:

Editor: Yenglis

Terkini

Tax Amnesty II Raup Pajak Rp61 Triliun

Jumat, 1 Juli 2022 | 21:45 WIB
X