• Selasa, 5 Juli 2022

Motif Pembakaran 18 Rumah Warga di Dogiyai Papua Masih Diselidiki

- Rabu, 25 Mei 2022 | 12:30 WIB
Sumber Foto : tribunnews.com
Sumber Foto : tribunnews.com

Watyutink.com – Situasi di Kabupaten Dogiyai pascapembakaran 18 rumah warga pada Minggu (22/5/2022) yang dilakukan sekelompok orang mulai kondusif. Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki motif di balik peristiwa tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, penanganan kasus pembakaran rumah warga ini akan di-back up Polda Papua.

"Personel BKO Polres Nabire dan Brimob Polda Papua Papua sudah berada di Dogiyai dan penanganan kasusnya di-back up Polda Papua," ujar Kamal, Rabu (25/5/2022).

Kapolda Papua juga telah memerintahkan beberapa pejabat utamanya untuk berangkat ke Dogiyai untuk menjaga situasi kamtibmas di sana. "Pejabat utama Polda Papua sudah tiba Kabupaten Dogiyai, dipimpin oleh Karo Ops Polda Papua untuk menetralisir situasi tetap kondusif," kata Kamal.

Kamal mengimbau warga tidak terprovokasi dengan isu-isu yang sengaja disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian. Kami imbau kepada masyarakat jangan terprovokasi dengan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang ingin mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Dogiyai," tuturnya.

Sebanyak 105 personel gabungan TNI-Polri, dari anggota TNI Yonif RK 753/AVT dan BKO Polda Papua, tiba di Bandara Udara Douw Aturure Nabire, Selasa (24/5) pada pukul 11.50 WIT. Mereka akan memperkuat pengamanan di Kabupaten Dogiyai.

Kapolres Nabire menyampaikan aparat keamanan hadir di Dogiyai agar dapat memberikan kedamaian di masyarakat.

"Saya mengingatkan kembali kepada rekan-rekan agar tidak terpancing dengan situasi yang dipakai oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab yang mengatakan aparat keamanan sebagai pengacau situasi. Sebaliknya kita harus buktikan bahwa kehadiran rekan-rekan semua dapat menjadi berkah bagi masyarakat di Kabupaten Dogiyai," ucapnya.

Halaman:

Editor: Yenglis

Terkini

Tax Amnesty II Raup Pajak Rp61 Triliun

Jumat, 1 Juli 2022 | 21:45 WIB
X