• Jumat, 1 Juli 2022

Irjen Fadil Imran Tegaskan Tak Berminat Gantikan Anies Jadi Pejabat Gubernur DKI Jakarta

- Rabu, 25 Mei 2022 | 13:00 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Foto : jawapos.com
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Foto : jawapos.com

Watyutink.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menegaskan dirinya tidak tertarik menduduki jabatan sebagai Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Pernyataan tersebut disampaikan Fadil menanggapi kabar dirinya menjadi salah satu figur yang berpeluang menjadi pimpinan sementara Ibu Kota Jakarta.

Saat memberikan keterangan di Mapolda Metro Jaya, Selasa 24 Mei 2022, Fadil menyatakan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikannya. Terutama dalam menjaga kondisi dan situasi Jakarta agar tetap aman dan kondusif. Itulah sebabnya Fadil sama sekali tidak berpikit untuk menggantikan posisi Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta, meski hanya sebatas Pejabat (Pj).

"Saya tidak berminat. Catat itu," tegas Fadil saat berbicara dengan awak media.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini menambahkan dirinya masih ingin membantu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan institusi Kepolisian Republik Indonesia yang Presisi dan lebih baik.

Presisi adalah singkatan dari prediktif, responsibilitas, transparasi, dan berkeadilan membuat pelayanan dari kepolisian lebih terintegrasi, modern, mudah, dan cepat. Hal itu telah dicetuskan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak awal dilantik menjadi Kapolri.

"Banyak PR yang harus saya selesaikan untuk menjaga Jakarta. Dan saya masih ingin membantu Kapolri untuk mewujudkan Polri yang Presisi, Polri yang lebih baik," ujar Fadil.

Sebelumnya nama mantan Kapolres Metro Jakarta Barat itu disebut-sebut berpeluang menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta. Selain Fadil, nama figur yang juga mengemuka adalah Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marulah Mattali dan Deputi IV Kantor Staf Presiden (KSP) Juri Ardiantoro.

Nama terakhir juga dikenal sebagai anggota Tim Sukses (Timses) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Seperti diketahui masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berakhir pada 16 Oktober 2022. Anies telah menjadi pemimpin Ibu Kota Jakarta selama 5 tahun sejak dilantik pasa 16 Oktober 2019. Seharusnya pada 2022 dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di beberapa daerah, termasuk DKI Jakarta.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

X