• Jumat, 1 Juli 2022

RSHS Bandung Berhasil Pisahkan Bayi Kembar Siam Zahira-Zahina Asal Sukabumi

- Minggu, 29 Mei 2022 | 13:20 WIB
Bayi Zahira-Zahina. Foto : Dok. RSHS Bandung
Bayi Zahira-Zahina. Foto : Dok. RSHS Bandung

Watyutink.com - Tim Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dikabarkan telah berhasil melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam Queenesha Zahira dan Queenetha Zaina. Operasi yang berlangsung pada Rabu 25 Mei 2022 itu melibatkan 30 dokter spesialis. 

Ketua Tim Kembar Siam RSHS, dr Dikki Drajat Kusmayadi saat memberikan keterangan, Sabtu 28 Mei 2022 menerangkan operasi berjalan lebih cepat dibanding waktu yang diperkirakan selama 7-8 jam. 

Operasi pertama dilakukan terhadap bayi Zahira pada pukul 15.46 WIB. Wakunyang dibutuhkan sejak sayatan pertama adalag 5 jam 32 menit. Operasi kedua terhadap bayi Zahina membutuhkan waktu 6 jam 18 menit. 

"Karena semua berjalan lancar, jadi operasi lebih cepat," ujar Dikki. 

Zahira dan Zaina merupakan bayi kembar siam asal Kabupaten Sukabumi. Hasil diagnosa menunjukkan keduanya mengalami conjoint twins thoracomphalophagus yaitu dempet pada bagian perut dan dada. Selain itu kedua bayi berusia 11 bulan itu menderita kelainan organ liver yang menyatu di bagian tengah. 

Dikutip dari detik.com disebutkan berat bayi masing-masing 8 kilogram. Pasca operasi kondisi kedua bayi dilaporkan stabil.  Keduanya sudah sadar dan dapat bergerak aktif. Kondisi tersebut menurut Dikki juga pertanda nyeri akibat operasi sudah teratasi. Proses penyembuhan juga berjalan baik. 

Meskipun saat ini Zahira dan Zahina masih harus menggunakan alat bantu pernafasan. Kedua bayi perempuan itu juga masih mengonsumsi obat penenang dan anti nyeri guna memperlancar proses penyembuhan. Perlahan-lahan alat bantu pernafasan akan dikurangi sehingga nafas kedua bayi bisa membaik. Hingga pada akhirnya alat bantu nafas benar-benar dicabut. 

"Zahira proses penyembuhannya sudah lebih kuat sehingga rencananya besok alat bantu nafas akan dilepas. Kita berdoa semoga Zaina juga akan segera menyusul," tutupnya.

Alhamdulillah.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

X