• Selasa, 5 Juli 2022

Ma'ruf Amin Tegaskan LGBT Jangan Sampai Dapat Legitimasi UU

- Sabtu, 4 Juni 2022 | 14:25 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto : Antara
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto : Antara

Watyutink.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersuara keras terkait kelompok lesbian, gay, transgender, dan transeksual (LGBT). Ma'ruf menegaskan LGBT adalah perilaku seks menyimpang. Itulah sebabnya Ma'ruf mewanti-wanti agar perilaku menyimpang itu tidak sampai merasuki generasi muda Indonesia. 

Pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas laporan Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), 2022-2027 Kiai Asep Saifuddin Chalim yang merekomendasikan menolak adanya regulasi tentang LGBT. 

Saat menghadiri acara Sarasehan bersama Pimpinan Pusat dan Wilayah Perguruan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) dan alim ulama di Institute KH Abdul Chalim, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, Jumat 3 Juni 2022, Ma'ruf juga meminta agar LGBT tidak mendapat legitimasi di Undang-Undang. 

"Ini memang tugas kita bagaimana membangun masyarakat, memang pertama melalui cara-cara yang mendidik anak anak kita, yang kedua memang mencegah jangan sampai itu memperoleh legitimasi di Undang-undang," ujar mantan Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini.

Ma'ruf pun mendukung rekomendasi yang disampaikan Pergunu terkait upaya mencegah meluasnya LGBT. Pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) An Nawawi Tanara, Serang, Banten ini menambahkan peran Pergunu sangat penting guna memastikan tidak ada legitimasi bagi LGBT.

Ma'ruf mengakui saat ini tidak ada aturan yang melarang LGBT. Itulah sebabnya diperlukan adanya aturan yang secara tegas melarang perilaku menyimpang itu di tanah air. 

"Karena itu, betul supaya undang-undangnya melarang  kalau sudah ada larangan, sama aja dengan prostitusi, sama saja dengan yang lain-lain, pemerintah tinggal melakukan eksekusi-eksekusi," ujarnya. 

Ma'ruf juga mempersilakan Pergunu mendorong DPR segera menyusun regulasi yang melarang LGBT. Hal ini untuk ada kepastian hukum bagi pelaku LGBT.

Sementara itu, Kiai Asep Saifuddin Chalim menyampaikan salah satu rekomendasi Pergunu seluruh Indonesia adalah menolak adanya regulasi LGBT.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Terkini

Tax Amnesty II Raup Pajak Rp61 Triliun

Jumat, 1 Juli 2022 | 21:45 WIB
X