• Jumat, 9 Desember 2022

Elite PDIP Kritik Anies Atasi Kemiskinan di Jakarta, Data BPS Tunjukkan Sebaliknya

- Rabu, 22 Juni 2022 | 09:00 WIB
Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat (Instagram @djarotsaifulhidayat)
Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat (Instagram @djarotsaifulhidayat)


Watyutink.com - Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengkritik program-program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam mengatasi kemiskinan di Jakarta. Djarot bahkan mengaku miris melihat kinerja Anies yajg menurutnya tidak ada program kongkret dalam membantu rakyat miskin.

Saat berbicara di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan Selasa 21 Juni 2022 Djarot DKI Jakarta mempunyai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sangat besar. Seharusnya anggaran tersebut bisa digunakan untuk menyusbsidi rakyat miskin. Djarot mencontohkan program rumah layak huni DP 0 persen yang ternyata tidak jelas.

"Ternyata rumah dibangun dengan DP 0 rupiah juga nggak jelas berapa. Padahal APBD-nya besar banget," ujar Djarot.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyinggung program OK OCE. Djarot menyebut pelaksanaan program yang ditujukan membantu rakyat kecil itu sangat memprihatinkan. Padahal program yang dulunya digagas Sandiaga Uno saat menjadi Wakil Gubernur itu didukung anggaran yang cukup besar.

"Hal seperti ini yang membikin kita miris. Jika kita mempertanyakan duit sebegitu besarnya untuk apa ya," ucapnya.

Hal lain yang juga disoroti Djarot adalah pelaksanaan ajang balap mobil listrik Formula E. Seharusnya menurut mantan Wali Kota Blitar, Jawa Timur ini anggapan pelaksanaan Formula E bisa digunakan untuk membantu rakyat miskin.

Djarot mengaku mengapresiasi penggantian sebutan Hari Ulang Tahun (Ultah) Jakarta menjadi Hajatan. Namun hal itu menurutnya tak lebih hanyalah diksi-diksi yang tidak membumi. Djarot menambahkan Anies selama ini hanya memberikan diksi-diksi semata tanpa mengetahui filosofi yang dikerjakan.

Djarot menegaskan jika mendapat kesempatan memimpin Jakarta, ia menargetkan kemiskinan akan di bawah 5 persen. "Kalau dulu bersama Pak Ahok diberikan satu kesempatan lagi itu saya pastikan di bawah 5 persen," tuturnya.

Namun pernyataan Djarot bertolak belakang dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tingkat kemiskinan di DKI Jakarta turun selama Anies menjadi Gubernur. BPS bahkan menyebut program pengentasan kemiskinan yang dijalankan Anies adalah yang terbaik di Pulau Jawa dan Indonesia.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

RKUHP Disahkan, Pengamat: Indonesia Makin Mirip China

Kamis, 8 Desember 2022 | 14:30 WIB
X