• Selasa, 16 Agustus 2022

PMII Sebut Pemerintahan Jokowi Lebih Kejam Dibanding Orde Baru

- Rabu, 22 Juni 2022 | 11:30 WIB
Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Facebook )
Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Facebook )

Watyutink.com - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) membuat penilaian menarik tentang pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). PMII menyebut rezim sekarang memerintah Indonesia lebih buruk bahkan lebih kejam ketimbang Orde Baru.

Penilaian tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PB PMII Bidang Politik, Hukum dan HAM Hasnu Ibrahim. Saat memberikan keterangan, Selasa 21 Juni 2022, Hasnu mengatakan penilaian itu karena negara melakukan tindakan represi dan anti demokrasi.

"Jika dibandingkan dengan orde baru, rezim demokratis sekarang justru lebih kejam. Saat ini, negara menggunakan instrumen hukum, demokrasi, teknologi, dan cyber. Itu lah yang sering digunakan rezim,” kata Hasnu.

Selain itu pemerintah melakukan tindakan yang menyebabkan hilangnya demos (rakyat). Selain itu pemerintah telah membuat produk Undang-Undang (UU) buruk, dan menciptakan ketakutan publik dalam beraspirasi. Itulah sebabnya Hasnu yakin rakyat akan menumbangkan rezim oligarki pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Pilpres 2024 momentum bagi rakyat agar bangkit dan bergerak untuk melawan dominasi rezim oligarki. Bayangkan saja, demokrasi di Indonesia telah mengarah kepada sistem otoritarianisme seperti era Orde Baru (Orba),” ujarnya.

Hasnu menuturkan perpolitikan Indonesia saat ini bukan lagi berhadapan dengan kekuatan tunggal atau oligarki murni. Melainkan berhadapan dengan kekuatan yang bertransformasi menjadi kartelisasi oligarkis. Akibatnya bisa dilihat dari kebebasan berekspresi, kebebasan pers, kebebasan akademik, serta kebebasan aktivis dan pegiat hak asasi manusia (HAM) yang menurun.

Padahal menurut Hasnu, tujuan utama reformasi itu adalah mengubah atau mengoreksi agenda otoritarianisme orde baru. Termasuk upaya rakyat dalam meruntuhkan dominasi oligarki warisan orde lama. Hasnu menegaskan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pasca reformasi.

Itulah sebabnya menurut Hasnu persatuan rakyat sangat dibutuhkan guna meretas fenomena tersebut. Rakyat harus memastikan negara tidak lagi dalam cengkraman oligarki. Kepemimpinan nasional hasil Pilpres 2024 harus bebas dari operasi mindset oligarki.

PMII pun mengajak rakyat memberikan suaranya untuk calon presiden (Capres) yang bebas dari oligarki. Jika nantinya tidak ada capres non-oligarki, PMII menilai rakyat berhak untuk tidak memilih. Hasnu pun mengajak rakyat lebih cerdas memilih presiden mendatang dengan melihat latar belakang, kapasitas, dan prestasi para capres yang akan berlaga di pemilu 2024.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Prabowo Deklarasikan Diri Maju Sebagai Capres 2024

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:30 WIB
X