• Jumat, 1 Juli 2022

Koalisi PKS NasDem Demokrat Bakal Terbentuk, Sinyal Anies jadi Capres Makin Kuat

- Kamis, 23 Juni 2022 | 10:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  (Instagram @aniesbaswedan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Instagram @aniesbaswedan)

Watyutink.com - Peluang terbentuknya koalisi PKS NasDem Demokrat semakin menguat. Hal ini setelah pimpinan ketiga partai saling melakukan silaturahmi politik. Pada Rabu 22 Juni 2022 Presiden PKS Ahmad Syaikhu telah bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Selanjutnya pada Kamis 23 Juni 2022 giliran Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyambangi NasDem Tower.

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai peluang ketiga partai bersatu dan berkoalisi sangat besar. Pasalnya baik PKS, NasDem maupun Demokrat sama-sama belum memenuhi syarat Presidential Threshold 20 persen. Sehingga untuk bisa mengusung pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) ketiganya harus berkoalisi.

"Memang cocok kalau Nasdem, PKS, dan Demokrat berkoalisi," kata Ujang saat memberikan keterangan Kamis 23 Juni 2022.

Ujang menambahkan bisa saja nantinya koalisi PKS NasDem Demokrat bakal mengusung Anies Baswedan dan AHY sebagai pasangan Capres-Cawapres. Menurut Ujang peluang tersebut sangat terbuka dan dirasa cocok.

Baca Juga: Bertemu Surya Paloh, Presiden PKS Sebut Punya Banyak Kesamaan dengan NasDem

Namun Ujang mengingatkan dinamika politik saat ini masih cair lantaran belum ada partai yang mengunci koalisi dan menentukan Capres-Cawapres secara jelas. Ujang menerangkan, hasil Rapat Kerja Nasional Rakernas Partai NasDem menyebut 3 nama bakal Capres, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Andika Perkasa.

Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PKS juga baru memunculkan kriteria tanpa menyebut nama Capres yang bakal diusung. "PKS pun dalam rapimnas baru mengusung kriteria, Nasdem juga tidak mengunci satu nama tapi tiga nama," imbuh Ujang.

Hal serupa juga bisa terjadi dengan partai lain yang juga membentuk koalisi, seperti Gerindra-PKB dan Golkar-PPP-PAN. Artinya menurut Ujang semua masih dalam proses penjajakan dan masih bisa terus berkembang seiring berjalannya waktu.

Pakar komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membuat analisa serupa. Pria yang biasa disapa Hensat ini menyebut PKS, NasDem, dan Demokrat sangat mungkin bakal bersatu dan membentuk poros baru untuk Pilpres 2024. Hal itu terlihat dari komunikasi intens yang dilakukan petinggi partai tersebut.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X