• Jumat, 1 Juli 2022

KPK Bakal Panggil Ahok Soal Dugaan Korupsi LNG di Pertamina

- Jumat, 24 Juni 2022 | 09:00 WIB
Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Instagram @basukibtp)
Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Instagram @basukibtp)

Watyutink.com - Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menyatakan pihaknya bakal segera memanggil Komisaris Utama Komut PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama. Pemanggilan pria yang biasa disapa Ahok ini menurut Ali terkait dengan dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina.

Saat memberikan keterangan Kamis 23 Juni 2022 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Ali mengatakan saat ini penyidik KPK tengah menangani kasus yang terjadi pada 2011-2021 itu. Ali menuturkan Ahok bakal dipanggil sebagai saksi yang keterangannya diperlukan untuk melengkapi berkas pemeriksaan.

"Pengumpulan bukti saat ini masih terus dilakukan, baik itu dari keterangan saksi-saksi maupun alat bukti lainnya, kami terus menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi," ujar Ali.

Jubir yang juga mantan jaksa ini menerangkan, saat ini kasus dugaan korupsi LNG sudah masuk tahap penyidikan. Setidaknya sudah 15 orang diperiksa KPK sebagai saksi. Ali menegaskan siapa pun yang dirasa mengetahui perkara tersebut akan dimintai keterangan. Termasuk Ahok yang menjadi Komut PT Pertamina sejak November 2019.

Hingga hari ini kata Ali, setidaknya sudah lebih dari 15 orang yang diperiksa sebagai saksi dalam perkara penyidikan baru ini.

"Namun demikian, tentu perlu juga kami sampaikan terkait dengan siapa yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, kemudian nanti konstruksi perkaranya seperti apa, pasal-pasalnya yang diterapkan, tentu kami nanti akan sampaikan pada saatnya setelah pengumpulan bukti-bukti ini cukup, kemudian kami lakukan upaya paksa penahanan," jelas Ali

Ali pun memastikan, siapapun pihak yang mengetahui perkara ini dan mempunyai bukti-bukti untuk membantu KPK untuk menyelesaikan penyidikan akan dipanggil sebagai saksi, termasuk memanggil Ahok yang sudah menjadi Komut Pertamina sejak November 2019.

Saksi-saksi yang sudah dipanggil adalah Farizka Ariesta, Rosalinda Sri Widyastuti, Dendy Romulo Ritonga, Rina Kartika Sari, dan Didik Sasongko Widi. Semuanya diperiksa selaku karyawan BUMN. Ada pula
Trisno Wibowo pensiunan BUMN, Ni Wayan Desi Aryanti mantan Legal Counsel BUMN, dan Toufiq Pelita Buana selaku karyawan PT Perta Arun Gas.

Terkait apakah nantinya ada saksi yang dijadikan tersangka, Ali menerangkan hal itu tergantung konstruksi perkaranya seperti apa. Ali berjanji pihaknya akan menyampaikan perkembangan penyidikan kasus ini setelah pengumpulan bukti-bukti dirasa telah mencukupi.

"Tentu kami nanti akan sampaikan pada saatnya setelah pengumpulan bukti-bukti ini cukup, kemudian kami lakukan upaya paksa penahanan," jelas Ali

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X