• Selasa, 5 Juli 2022

Mulai Juli 2022 Beli Minyak Goreng Harus Pakai NIK dan PeduliLindungi

- Jumat, 24 Juni 2022 | 14:30 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan  (Biro Pers Sekretariat Presiden )
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Biro Pers Sekretariat Presiden )

Watyutink.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengumumkan kebijakan baru terkait minyak goreng curah. Luhut menyebut untuk bisa mendapatkan minyak goreng curah dengan harga Rp14.000 per liter masyarakat wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan aplikasi PeduliLindungi.

Luhut memperkirakan aturan tersebut akan berlaku pada Juli 2022. Sebelumnya pemerintah akan melakukan sosialisasi selama 2 pekan, terhitung sejak Senin 27 Juni 2022. Setelah masa sosialisasi usai, aturan tersebut resmi berlaku. Masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng curah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram.

"Masa sosialisasi akan dimulai Senin (27/6) dan akan berlangsung selama dua minggu ke depan. Setelah masa sosialisasi selesai, masyarakat harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan NIK, untuk bisa mendapatkan MGCR dengan harga eceran tertinggi (HET)," ujar Luhut.

Saat memberikan keterangan resmi Jumat 24 Juni 2022, mantan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) ini menerangkan masyarakat hanya boleh membeli maksimal 10 kilogram (kg) per hari. Masyarakat bisa membeli minyak goreng curah di pengecer resmi yang terdaftar di program Simirah 2.0. Masyarakat juga bisa membeli minyak goreng curah melalui Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE) yakni Warung Pangan dan Gurih.

Luhut menambahkan pihaknya telah membentuk Task Force yang bertugas menyebar luaskan informasi penggunaan sist baru dalam proses distribusi minyak goreng curah (MGCR). Tim Task Force akan memastikan sosialisasi berjalan dengan maksimal. Tim juga akan menyediakan berbagai saluran informasi guna menjawab pertanyaan atau keluhan masyarakat terkait pembelian MGCR.

Masyarakat juga bisa mengaksea informasi pembelian MGCR melalui akun Instagram @minyakita.id dan website linktr.ee/minyakita. Sedangkan aplikasi PeduliLindungi digunakan sebagai alat untuk melakukan pemantau dan pengawasan di lapangan.

Aplikasi PeduliLindungi juga sebagi sarana mitigasi adanya penyelewengan yang bisa memicu kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng curah. Luhut pun meminta pengawaan distribusi minyak goreng terus dilakukan.

"Saya ingin nantinya distribusi bisa dipastikan berjalan hingga ke level terbawah. Jangan sampai ada daerah yang tidak mendapatkan minyak goreng curah rakyat di bawah kebutuhannya. Tapi ini semua masih akan membutuhkan waktu," ujar Luhut.

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Tax Amnesty II Raup Pajak Rp61 Triliun

Jumat, 1 Juli 2022 | 21:45 WIB
X