• Sabtu, 20 Agustus 2022

Pengamat Perkirakan Anies Bakal Jadi Sasaran Kampanye Hitam di Pilpres 2024.

- Senin, 27 Juni 2022 | 09:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Watyutink.com - Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Reza Hariyadi mensinyalir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal menkadi korban kampanye hitam saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Prediksi tersebut terlihat dari munculnya deklarasi dukungan yang mengatas namakan kelompok eks anggota Hisbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Front Pembela Islam (FPI). Kelompok yang mengaku bernama 'Majelis Sang Presiden' itu menyelenggarakan deklarasi dukungan untuk Anies pada Rabu, 7 Juni 2022 lalu.

Saat berbicara Minggu 26 Juni 2022, Reza menyatakan deklarasi dukungan tersebut justru menjadi framing dan stigmatisasi terhadap Anies. Tujuannya guna menyeret Anies dalam politik identitas yang pada akhirnya justru mencederai citra Anies.

Baca Juga: Anies Undang Tukang Bakso ke Balai Kota, PDIP: Maksudnya apa, Mengapa Baru Sekarang

"Targetnya untuk mendistorsi opini publik dan memberikan label negatif pada figur yang disasar," kata Reza

Pengamat dari Forum Doktor Ilmu Politik ini menjelaskan dukungan dari kelompok yang mengaku beranggotakan mantan HTI, FPI, dan narapidana terorisme (napiter) itu bertujuan memunculkan kesan seolah Anies dekat dengan kelompok radikal dan intoleran.

Reza menambahkan bisa juga deklarasi tersebut digunakan lawan politik untuk menyudutkan dan memberkkam cap Islam garis keras kepada Anies. Kondisi ini bakal menjadi tantangan bagi mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu saat maju dalam Pilpres 2024.

Baca Juga: Koalisi PKS NasDem Demokrat Bakal Terbentuk, Sinyal Anies jadi Capres Makin Kuat

Reza memprediksi ruang gerak Anies untuk meraih dukungan kelompok lain, seperti moderat dan nasionakisnakan semakin terbatas. Hal ini akibat adanya framing dan stigmatisasi dari lawan politiknya. Reza pun khawatir kampanye hitam akan memecah belah anak bangsa jelang Pilpres 2024.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X