• Senin, 15 Agustus 2022

Beli Minyak Goreng pakai PeduliLindungi, Eks Komisioner Ombudsman: Kartu Sembako Murah Jokowi Gagal

- Senin, 27 Juni 2022 | 13:00 WIB
KSM salah satu janji kampanye Jokowi saat Pilpres 2019 (Twitter )
KSM salah satu janji kampanye Jokowi saat Pilpres 2019 (Twitter )

Watyutink.com - Mantan Komisioner Ombudsman RI Alvin Lie memberikan komentar soal rencana pemerintah menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masyarakat membeli minyak goreng curah. Alvin mengatakan rencana tersebut terasa aneh. Pasalnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya telah meluncurkan Kartu Sembako Murah (KSM).

"Kenapa pembelian minyak goreng curah harus pakai Peduli Lindungi atau KTP Kenapa tidak pakai Kartu Sembako Murah (KSM)? Pemegang KSM sudah terverifikasi identitas dan kondisi ekonominya. KSM adalah program resmi Presiden utk bantu warga miskin," ujar Alvin.

Saat berbicara melalui cuitan di akun twitternya @alvinlie21, Minggu 26 Juni 2022, mantan anggota DPR RI ini menyebut rencana penggunaan PeduliLindungi untuk membeli minyak goreng sama saja melemahkan fungsi KSM. Dengan kata lain pelaksanaan KSM yang pernah dijadikan program unggulan Jokowi gagal.

"Penggunaan Peduli Lindungi atau KTP sbg syarat beli Minyak Goreng Curah merupakan indikasi bahwa Kartu Sembako Murah yg diluncurkan Presiden @jokowi tidak berhasil menjalankan fungsinya," imbuh Alvin.

Mantan politisi PAN ini menambahkan seharusnya, pembelian minyak goreng curah untuk rakyat sudah tercover dalam kartu sembako murag yang dibagikan Jokowi. Sebagai program resmi presiden, identitas pemegang KSM seharusnya sudah terverifikasi, termasuk juga kondiso ekonominya.

Alvin mengingatkan program Kartu Sembako Murah (KSM) diluncurkan Jokowi dengan tujuan membantu rakyat miskin dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Alvin juga memention cuitannya ke akun twitter
@ZUL_Hasan, @Kemendag, dan @jokowi. Ketiganya adalah akun twitter milik Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan,  Kementerian Perdagangan dan Presiden Jokowi.

Seperti diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengumumkan kebijakan baru terkait minyak goreng curah. Luhut menyebut untuk bisa mendapatkan minyak goreng curah dengan harga Rp14.000 per liter masyarakat wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan aplikasi PeduliLindungi.

Luhut memperkirakan aturan tersebut akan berlaku pada Juli 2022. Sebelumnya pemerintah akan melakukan sosialisasi selama 2 pekan, terhitung sejak Senin 27 Juni 2022. Setelah masa sosialisasi usai, aturan tersebut resmi berlaku. Masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng curah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram.

Saat memberikan keterangan resmi Jumat 24 Juni 2022, mantan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) ini menerangkan masyarakat hanya boleh membeli maksimal 10 kilogram (kg) per hari. Masyarakat bisa membeli minyak goreng curah di pengecer resmi yang terdaftar di program Simirah 2.0. Masyarakat juga bisa membeli minyak goreng curah melalui Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE) yakni Warung Pangan dan Gurih.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Prabowo Deklarasikan Diri Maju Sebagai Capres 2024

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:30 WIB
X