• Sabtu, 20 Agustus 2022

Pemerintah Ancam Blokir Facebook, WhatsApp, dan Instagram 20 Juli 2022

- Senin, 27 Juni 2022 | 15:00 WIB
Facebook Instagram WhatsApp terancam diblokir pemerintah jika tidak mendaftar hingga 20 Juli 2022 (Pixabay )
Facebook Instagram WhatsApp terancam diblokir pemerintah jika tidak mendaftar hingga 20 Juli 2022 (Pixabay )

Watyutink.com - Masyarakat khususnya warganet di tanah air terancam tak lagi bisa mengakses sejumlah layanan dan aplikasi digital, seperti WhatsApp, Facebook dan Instagram. Hal ini seiring dengan keputusan pemerintah mewajibkan penyelenggara sistem elektronik (PSE) melakukan pendaftaran.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi dalam keterangannya, Rabu 22 Juni 2022 mengatakan aturan pendaftaran berlaku baik bagi PSE lokal maupun asing. Hingga Rabu 22 Juni 2022 PSE asing yang sudah mendaftar adalah TikTok dan LinkTree. Dedy menegaskan jika sampai 20 Juli 2022 belum mendaftar, PSE tersebut akan diblokir.

Sedangkan untuk PSE lokal atau domestik yang sudah terdaftar di pse.kominfo.go.id antara lain Bukalapak, Tokopedia, Traveloka, JnT dan Ovo. Dedy mengatakan Tokopedia juga sudah mendaftar sebelum akhirnya merger dengan Gojek.

"Tokopedia dulu mendaftar sebelum merger dengan gojek. GOTO-nya sendiri sudah melakukan pendaftaran," ujarnya.

Dedy menjelaskan pihaknya akan melakukan identidikasi PSE mana saja yang belum mendaftar. Selanjutnya Kominfo akan berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait tindak lanjut yang akan diambil.

Langkah berikutnya menurut Dedy adalah melakukan komunikasi dengan PSE. Tujut guna mengetahui alasan mereka belum melakukan pendaftaran. Jika tidak ada penjelasan barulah diambil tindakan tegas sesuai aturan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat, yakni pemutusan akses.

Dedy yakin pihak PSE, baik lokal maupun asing akan mematuhi aturan pemerintah. Kalau pun masih belum mendaftar kemungkinan masih dalam poses. Itulah sebabnya Kominfo terus melakukan komunikasi dengan PSE tersebut.

"Jadi, kami optimis bahwa PSE-PSE yang besar yang tadi ditanyakan itu akan comply atau taat kepada peraturan ini dan sedang melakukan proses pendaftaran," pungkas Dedy.

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X