• Sabtu, 20 Agustus 2022

Buronan KPK Serobot Lahan 37 Ribu Ha, Kejagung: Negara Rugi Rp600 M Per Bulan

- Selasa, 28 Juni 2022 | 13:00 WIB
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin  (Instagram @jaksa_agungri)
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin (Instagram @jaksa_agungri)

Watyutink.com - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penyidikan dugaan penyerobotan lahan oleh PT Duta Palma Group. Lokasi lahan yang diserobot berada di Provinsi Riau dengan luas 37.096 hektar (Ha).

Saat memberikan keterangan, Senin 27 Juni 2022, Burhanuddin mengatakan PT Duta Palma Group mengelola lahan tersebut secara melawan hukum. Akibat tindakan tersebut negara dirugikan dalam jumlah besar. Namun dalam kasus ini belum ada tersangka yang dijerat meski jaksa telah menemukan dugaan pelanggaran pidana.

"Kejaksaan melakukan penyidik perkara dugaan tindak pidana korupsi penyerobotan lahan kawasan PT Duta Palma Group. Kira-kira dua minggu lau, tim penyidik dari Kejagung telah melakukan penyitaan atas lahan tersebut," ujar Burhanuddin.

Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat ini menjelaskan perusahaan mengelola lahan tanpa ada landasan hukum, seperti surat-surat yang sah. Tindakan inilah yang terindikasi merugikan negara.

Burhanuddin menyebut pihaknya masih menghitung secara pasti berapa nilai kerugian yang dialami negara dalam kasus ini. Namun jika ditaksir mencapai Rp600 miliar per bulan.

"Berapa akan kami hitung kerugiannya, tentu sejak perusahaan itu didirikan sejak perusahaan itu menghasilkan. Dari situlah kerugian negara nanti," ucapnya.

Kasus ini menjadi semakin menarik lantaran pemilik PT Duta Palma Group adalah buronan KPK. Disinyalir keuntungan dari pengolaan lahan secara ilegal itu mengalir ke buronan KPK itu. Meski demikian Burhanuddin tidak menjelaskan secara rinci siapa identitas buronan KPK yang menguaaai lahan tersebut.

"Keuangannya langsung dikirim, berada di mana DPO itu berada," ujar mantan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) ini.

Berdasarkan catatan, pemilik PT Duta Palma Group adalah Surya Darmadi. Ia terlibat dalam kasus suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X