• Sabtu, 20 Agustus 2022

Pengamat Sebut Risma, Ganjar dan Ahok Berpotensi Gantikan Tjahjo Kumolo jadi MenpanRB

- Minggu, 3 Juli 2022 | 09:00 WIB
Risma, Ganjar dan Ahok berpotensi jadi MenpanRB
Risma, Ganjar dan Ahok berpotensi jadi MenpanRB

Watyutink.com - Setelah meninggalnya Tjahjo Kumolo muncul pertanyaan siapa yang bakal mengisi posisi sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Berbagai spekulasi pun berkembang terkait nama yang bakal masuk kabinet pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun dipastikan MenpanRB yang baru adalah kader PDIP seperti mediang Tjahjo Kumolo.

Pengamat politik Herry Mendrofa menyebut 3 nama yang berpotensi menjadi MenpanRB, yakni Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama. Saat memberikan keterangan, Sabtu 2 Juli 2022 Herry mengatakan ketiganya adalah kader PDIP. Sehingga layak mengisi posisi MenpanRB yang kini kosong.

"Yang jelas pengganti almarhum Tjahjo Kumolo dari PDI Perjuangan," kata Herry.

Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) ini menjelaskan, Tri Rismaharini berpotensi digeser posisinya dari Mensos menjadi MenpanRB. Hal ini melihat latar belakang wanita yang biasa disapa Risma itu sebagai teknokrat dan birokrat.

Terlebih Risma berpengalaman di pemerintahan saat menjadi Wali Kota Surabaya.

"Mensos Risma juga cocok menempati Menpan RB, latarbelakangnya kan birokrat, teknokrat juga, pernah jadi Walikota dan sekarang Mensos, saya pikir bisa dipertimbangkan," ujar Herry.

Ganjar Pranowo juga layak menempati posisi yang ditinggalkan Tjahjo Kumolo. Pengalaman Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah 2 periode dinilai sangat mendukung dalam menjalankan tugas sebagai MenpanRB. Ganjar juga pernah menjadi anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDIP.

Penunjukan Ganjar sebagai MenpanRB menurut Herry juga bisa menjadi solusi menghilangkan stigmatisasi politik. Terutama terhadap relawan pendukung Ganjar yang selama ini seolah disepelekan oleh PDIP.

"Sekaligus bisa menjadi win-win solution untuk menghilangkan stigmatisasi publik khususnya pendukung Ganjar yang selama ini didiskriminasikan dan disepelekan di PDI Perjuangan," tutur Herry.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X