• Jumat, 9 Desember 2022

Gagal Damaikan Ukraina-Rusia, Pengamat Sebut Jokowi Permalukan Bangsa Indonesia

- Minggu, 3 Juli 2022 | 14:30 WIB
Jokowi bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Biro Pers Sekretariat Presiden )
Jokowi bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Biro Pers Sekretariat Presiden )

Watyutink.com - Pengamat politik Muslim Arbi menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mempermalukan bangsa Indonesia. Hal ini tak lepas dari kegagalan Jokowi membawa misi perdamaian bagi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia.

Saat memberikan komentar Minggu 3 Juli 2022, Muslim menyebut tidak pantas seorang kepala negara dan kepala pemerintahan seperti Jokowi melakukan kekeliruan yang fatal. Terlebih Presiden Volodymyr Zelensky melalui Kantor Berita Ukraina membuat bantahan atas pernyataan Jokowi.

"Jika benar terjadi, maka Jokowi sebagai Presidensi G-20 lakukan kesalahan fatal. Kesalahan ini memalukan bangsa Indonesia," ujar Direktur Gerakan Perubahan ini.

Muslim bahkan mengatakan kegagalan Jokowi menunjukkan dirinya tidak pantas menjadi pemimpin kelompok negara-negara G20. "Juga tidak pantas memimpin rakyat Indonesia karena memalukan di forum internasional," tegas Muslim.

Koordinator Indonesia Bersatu ini khawatir klaim Jokowi soal misi perdamaiannya justru membuat perang Rusia dan Ukraina akan semakin berkobar. Pasalnya pernyataan Jokowi disampaikan saat Rusia dan Ukraina tengah terlibat konflik yang makin memanas.

"Bahkan setelah Jokowi meninggalkan Ukraina, Ukraina digempur Rusia semakin hebat. Alih-alih mendamaikan, malah mengobarkan peperangan. Ini diplomasi yang gagal," pungkas Muslim.

Seperti diketahui, setelah menghadiri KTT G7 di Jerman, Jokowi langsung bertolak ke Ukraina guna melakukan misi perdamaian. Jokowi diterima langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kiev pada Rabu 29 Juni 2022.

Saat itu Jokowi menawarkan membawa pesan Zelensky kepada Presiden Rusia Vladimir Putin guna menghentikan peperangan. "Saya menawarkan diri untuk membawa pesan dari Presiden Zelensky untuk Presiden Putin yang akan saya kunjungi segera," ujar Jokowi saat itu.

Usai dari Kiev, Jokowi langsung bertolak ke Moskow menemui Presiden Putin. Jokowi berharap kehadirannya bisa menghentikan perang dan membuka ruang dialog antara kedua negara bekas pecanan Uni Soviet itu.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

RKUHP Disahkan, Pengamat: Indonesia Makin Mirip China

Kamis, 8 Desember 2022 | 14:30 WIB
X