• Senin, 15 Agustus 2022

Cegah Lonjakan Covid-19, Pemerintah Jadikan Vaksinasi Booster Syarat Perjalanan dan Masuk Mal

- Selasa, 5 Juli 2022 | 10:30 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan  (Biro Pers Sekretariat Presiden )
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Biro Pers Sekretariat Presiden )

Watyutink.com - Pemerintah bakal kembali menerapkan kewajiban vaksinasi bagi masyarakat. Kali ini yang diwajibkan adalah vaksin ketiga atau booster. Masyarakat yang akan bepergian atau masuk mal wajib sudah menerima suntikan vaksin booster.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa 5 Juli 2022. Luhut menyebut aturan wajib vaksinasi booster akan berlaku setidaknya 2 pekan ke depan. Luhut menerangkan keputusan tersebut sesuai dengan hasil Rapat Kabinet yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Luhut menambahkan persyaratan vaksinasi booster berlaku bagi semua moda transportasi, baik darat, laut maupun laut.
Nantinya aturan terkait kewajiban vaksinasi booster akan disampaikan Satuan Tugas Satgas Penanganan Covid-19 beserta aturan turunannya.

"Pemerintah akan kembali menerapkan kebijakan insentif dan disinsentif dengan kembali mengubah dan memberlakukan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat mobilitas masyarakat ke area publik," ujar Luhut.

Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali ini menjelaskan penerapan persyaratan wajib vaksin dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kembali lonjakan kasus Covid-19. Kondisi tersebut menurut Luhut sudah terjadi di beberapa negara Eropa, seperti Prancis, Inggris dan Jerman.

Di Singapura kondisi tersebut juga terjadi. Bahkan negara tetangga yang berbatasan dengan Batam itu jumlah lonjakan kasus Covid-19 cukup signifikan. Selain itu menurut Luhut penerapan kebijakan vaksin booster sebagai syarat mobilitas juga lantaran pencapaian vaksinasi booster yang masih rendah.

Data dari PeduliLindungi, jumlah rata-rata orang yang masuk mal sebanyak 1,9 juta setiap hari. Namun hanya 2,6 persen yang sudah mendapat suntikan vaksinasi booster. Mantan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) ini mengatakan kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan. Terlebih saat ini antibodi masyarakat mulai menurun.

Luhut menyatakan pemerintah bakal menyiapkan sentra vaksinasi di berbagai tempat dan fasilitas umum, seperti mal, kantor, bandara, stasiun, dan terminal. Diharapkan masyarakat bisa melakukan vaksinasi dengan lebih mudah.

"Untuk mendorong vaksinasi booster, syarat perjalanan dan masuk tempat umum seperti mall dan perkantoran, akan diubah jadi vaksinasi booster," imbuh Luhut.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Prabowo Deklarasikan Diri Maju Sebagai Capres 2024

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:30 WIB
X