• Jumat, 9 Desember 2022

Kasusnya Sudah Ditangani Bareskrim Polri, Presiden ACT Minta Maaf

- Selasa, 5 Juli 2022 | 14:15 WIB
Pimpinan ACT diduga selewengkan dana kemanusiaan  (act.id)
Pimpinan ACT diduga selewengkan dana kemanusiaan (act.id)

Watyutink.com - Presiden lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama para donatur. Ibnu Khajar menyebut pemberitaan oleh sebuah media terkait dugaan penyelewengan uang oleh petinggi ACT telah membuat gaduh dan keresahan.

"Kami sampaikan permohonan maaf atas pemberitaan ini," ucap Ibnu saat memberikan keterangan pers, Senin 4 Juli 2022 di Menara 165, TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Ibnu menjelaskan pihaknya sudah sejak awal 2022 melakukan perbaikan atau restrukturisasi manajemen ACT. Salah satunya dengan mengganti Ketua Pembina ACT. Tindakan tersebut guna memperbaiki dan mengubah kondisi ACT menjadi lebih baik. Perbaikan dan evaluasi mendasar dilakukan setelah mendapat masukan dari cabang ACT di seluruh Indonesia.

Ibnu menambahkan perombakan manajemen diharapkan bisa membawa perbaikan lembaga serta meningkatkan kinerja dan produktifitas. Ibnu menyebut saat ini ACT sedang dalam kondisi terbaik dan selalu fokus mengemban amanah dari masyarakat dan donatur.

"SDM kita saat ini juga dalam kondisi terbaik, tetap fokus dalam pemenuhan amanah yang diberikan ke lembaga," ujar Ibnu.

Sementara itu kasus dugaan penyelewengan dana kemanusiaan yang dilakukan ACT sudah ditangani Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Bahkan penyidik sudah mulai melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus yang menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir ini.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Senin 4 Juli 2022 mengatakan, Bareskrim sudah mulai melakukan penyelidikan. Namun Dedy tidak menjelaskan secara rinci soal proses penyelidikan.

"Info dari Bareskrim masih proses penyelidikan dulu," kata Dedi dalam keterangannya singkatnya.

Sebelumnya Majalah Tempo edisi 4-10 Juli 2022 memampilkan laporan soal dugaan penyelewengan dana kemanusiaan oleh ACT. Dalam laporan utamanya, Majalah Tempo memberikan judul 'Kantong Bocor Dana Umat'.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

RKUHP Disahkan, Pengamat: Indonesia Makin Mirip China

Kamis, 8 Desember 2022 | 14:30 WIB
X