• Selasa, 9 Agustus 2022

MUI Sebut Kemensos Gegabah Cabut Izin ACT, Syarikat Islam: Masalah Internal Kok Jadi Kriminal

- Kamis, 7 Juli 2022 | 09:00 WIB
MUI sebut pencabutan izin ACT gegabah dan terburu-buru  (act.id)
MUI sebut pencabutan izin ACT gegabah dan terburu-buru (act.id)

Watyutink.com - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhyiddin Junaidi menyayangkan tindakan Kementerian Sosial (Kemensos) mencabut izin Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Kyai Muhyiddin menilai Kemensos bertindak gegabah dan terburu-buru. Tindakan tersebut menurut Kyai Muhyiddin juga kontraproduktif dan menyalahi aturan.

Saat memberikan keterangan, Rabu 6 Juli 2022 Kyai Muhyiddin mengatakan pencabutan izin ACT bisa merugikan lembaga kemanusiaan atau filantrofi muslim secara umum.

"Pencabutan izin ACT untuk menerima donasi oleh Kemensos sebelum dilakukan penyelidikan secara menyeluruh adalah kebijakan kontraproduktif dan menyalahi aturan main yang berlaku di negeri ini," ujar Kyai Muhyiddin

Mantan Wakil Ketua Umum MUI ini menambahkan tindakan Kemensos seolah-olah menafsirkan lembaga filantrofi muslim tidak profesional dalam mengelola program kemanusiaan. Padahal keberadaan ACT masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama yang tengah tertimpa musibah, seperti bencana alam. Bukan hanya di Indonesia tapi juga berbagai negara yang tengah mengalami musibah dan konflik.

Kalau pun ada penyelewengan, Kyai Muhyiddin berpendapat seharusnya yang diproses hukum adalah pihak pengolanya. Seharusnya lembaganya tidak perlu dikorbankan. Terlebih sampai saat ini belum ada hasil penyelidikan dari aparat hukum terkait perkara ACT. Tapi kebijakan final berupa pencabutan izin sudah dijatuhkan.

“Power abuse (penyalahgunaan kekuasaan) yang dilakukan oleh pihak CEO seharusnya diproses secara hukum tanpa harus mengorbankan lembaganya,” jelasnya.

Kyai Muhyiddin pun membandingkan pekara ACT dengan kasus korupsi. “Banyak tersangka kasus pidana korupsi tetap dibiarkan bebas,” ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Sekretaris Jendreral (Sekjen) Syarikat Islam, Ferry Juliantono yang menilai ACT telah banyak membantu orang lain. Aksi sosial yang digalang ACT banyak dirasakan manfaatnya, baik di Indonesia maupun negara lain.

Saat menjadi narasumber di acara Catatan Demokrasi tvOne bertajuk 'Mengusut Bocornnya Dana Umat',  Rabu 6 Juli 2022, Ferry mengatakan perkara yang terjadi di ACT sejatinya adalah masalah internal. Saat ini pun pihak manajemen ACT telah melakukan perbaikan.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X