• Selasa, 9 Agustus 2022

Baru Sehari Diluncurkan, Minyak Goreng 'MinyaKita' Sudah Dijual di Atas Harga Ketentuan

- Kamis, 7 Juli 2022 | 10:30 WIB
Mendag Zulkifli Hasan saat peluncuran MinyaKita  (kemendag.go.id)
Mendag Zulkifli Hasan saat peluncuran MinyaKita (kemendag.go.id)

Watyutink.com - Pemerintah secara resmi meluncurkan produk 'MinyaKita' pada Rabu 5 Juli 2022. MinyaKita adalah minyak goreng curah yang dikemas sederhana. Peluncuran MinyaKita diharapkan bakal menyelesaikan masalah distribusi minyak goreng yang hingga kini masih belum tuntas.

Namun baru sehari diluncurkan, MinyaKita sudah salah sasaran. Seharusnya produk yang diinisiasi Kementerian Perdagangan (Kemendag) itu dijual dengan harga Rp14.000 per liter. Pada kenyataannya harga jual MinyaKita jauh diatas harga yang telah ditentukan. Terutama penjualan melalui online atau e-commerce.

Pada Kamis 7 Juli 2022, di Shopee MinyaKita dijual dengan harga Rp22.000 hingga Rp24.000. Sedangkan di Tokopedia MinyaKita dibandrol seharga Rp19.000 hingga Rp34.000.

Sebelumnya pada Rabu 6 Juli 2022, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menegaskan MinyaKita harus dijual dengan harga Rp14.000 per liter.q Hal ini karena tujuak diluncurkannya MinyaKita agar masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan mudah dan murah.

"Ini adalah terobosan kami sebagai salah satu upaya agar minyak goreng bisa terdistribusi dengan murah dan aman karena sudah sesuai dengan BPOM dan SNI," kata Zulhas - panggilan Zulkifli Hasan.

Selain itu peluncuran MinyaKita juga dimaksudkan mempermudah proses distribusi minyak goreng ke semua daerah. Itulah sebabnya MinyaKita tidak boleh dijual di atas Rp14.000 per liter. Namun Zulhas memperbolehkan jika dijual di bawah harga tersebut.

"Jadi MinyaKita ini bisa dijual di bawah Rp14 ribu, tapi kalau di atas Rp14 ribu tidak boleh," tegas Zulhas.

Ketua Umum PAN ini membahayakan kehadiran MinyaKita diharapkan bisa memberikan kebahagiaan bagi masyarakat. Petani dan pengusaha juga bisa mendapatkan keuntungan dari penjulan MinyaKita. Jika sebelumnya banyak pengusaha yang mengeluh akibat larangan ekspor, Zulhas menuturkan saat ini mereka bisa memproduksi MinyaKita.

Mantan Menteri Kehutanan ini melanjutkan, petani sawit juga bisa kembali bergairah. Pasalnya pengusaha bisa kembali membeli sawit dari petani. Harga tandan buah segar sawit pun bisa kembali naik.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X