• Senin, 15 Agustus 2022

Rekening Diblokir PPATK, ACT Gunakan Dana Tunai yang Tersisa Lanjutkan Program Kemanusiaan

- Kamis, 7 Juli 2022 | 13:00 WIB
Program kemanusiaan ACT untuk pengungsi Rohingya (Instagram @actforhumanity.en)
Program kemanusiaan ACT untuk pengungsi Rohingya (Instagram @actforhumanity.en)

Watyutink.com - Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memastikan akan tetap menyalurkan donasi untuk berbagai program yang telah direncanakan. Meskipun rekening ACT telah diblokir, lembaga yang menggalang dana kemanusiaan itu akan menggunakan uang tunai yang tersisa.

Presiden ACT, Ibnu Khajar saat memberikan keterangan pers, Kamis 6 Juli 2022 mengatakan uang tunai yang digunakan di luar rekening yang diblokir Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Ibnu berharap dana di rekening yang belum diblokir bisa dicairkan. Meski demikian Ibnu tidak merinci berapa jumlah dana yang dimiliki ACT.

"Semoga walaupun nanti beberapa diblokir dan ada yang masih mungkin ada sebagian donasi kan cash ya,kami akan fokus yang bisa kami cairkan saja dulu," ujarnya.

Ibnu menegaskan dana yang dikumpulkan ACT adalah amanah dari masyarakat dan para donatur. Sehingga harus segera disalurkan. "Karena ini amanah, harus kami sampaikan. Kami nggak pingin cacat amanah dalam menyalurkan donasi dari masyarakat," ujar Ibnu.

Terkait rekening yang diblokir, Ibnu mengaku belum mengetahui secara rinci berapa jumlahnya. Ia berdalih tengah dilakukan pengecekan oleh tim keuangan.

Ibnu menambahkan pihaknya akan segera mengirim surat ke PPATK guna melakukan adudiensi. Hal ini terkait rekening ACT yang diblokir. Meski tidak menjelaskan secara pasti kapan surat akan dikirimkan, Ibnu berharap cara tersebut bisa membuahkan hasil yang baik.

"Jadi kami mungkin akan berkirim surat kepada PPATK, kami ingin audiensi, kemarin Kemensos alhamdulillah suasananya enak. Semoga nanti dengan PPATK juga kami ingin berkirim surat lah kesana," tutur Ibnu.

Sebelumnya Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengatakan telah memblokir rekening milik Yayasan ACT. Tercatat sebanyak 60 rekening di 30 penyedia jasa keuangan yang diblokir.

"PPATK menghentikan sementara transaksi atas 60 rekening atas nama entitas yayasan tadi di 30 penyedia jasa keuangan," kata Ivan.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Prabowo Deklarasikan Diri Maju Sebagai Capres 2024

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:30 WIB
X