• Senin, 15 Agustus 2022

Saling Tembak Berujung Kematian di Rumah Jenderal, Mabes Polri: Ada Dugaan Pelecehan Istri Kadiv Propam

- Selasa, 12 Juli 2022 | 09:00 WIB
Ilustrasi saling tembak anggota Polri di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo  (Pixabay )
Ilustrasi saling tembak anggota Polri di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (Pixabay )

Watyutink.com - Mabes Polri akhirnya buka suara soal terjadinya insiden tembak menembak di rumah dinas Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan aksi insiden yang terjadi pada Jumat 8 Juli 2022 itu diduga karena adanya tindakan pelecehan terhadap istri Irjen Ferdy Sambo.

Saat memberikan keterangan pers, Senin 11 Juli 2022, Dedi menjelaskan aksi saling tembak melibatkan 2 anggota Polri, yakni Brigadir J yang menjadi sopir pribadi istri Irjen Ferdy dan Bharada E berdinas sebagai ajudan pribadi Irjen Ferdy. Dalam insiden tersebut Brigadir J yang bernama lengkap Nopryansyah Josua Hutabarat meninggal dunia.

Dedi menjelaskan kejadian berawal saat Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam. Brigadir J menodongkan pistol dan melecehkan istri Irjen Ferdy Sambo. Bharada E yang sedang berjaga mengaku mendengar teriakan ketakutan dari dalam rumah. Setelah diperiksa teriakan itu berasal dari istri Irjen Ferdy Sambo yang berada di dalam kamar pribadinya.

“Bharada E menanyakan kepada Brigpol J kenapa di tempat tersebut (di kamar istri Irjen Sambo),” ujar Dedi.

Mengetahui kehadiran Bharada E, Brigpol J panik dan melepaskan tembakan. Bharada E pun membalas hingga terjadi aksi saling tembak yang berujung tewasnya Brigadir J. Dedi menyebut Brigadir J melepaskan 7 kali tembakan sedang Bharada E sebanyak 5 kali.

“Brigpol J, yang pertama kali melepaskan tembakan ke arah Bharada E. Brigadir J mengeluarkan tujuh tembakan dan Bharada E lima kali,” kata Dedi.

Sementara itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan saat insiden terjadi Irjen Ferdy Sambo sedang tidak ada di rumah. Sambo sedang berada di sebuah klinik kesehatan guna melakukan tes PCR.

“Saat kejadian itu, Kadiv Propam (Irjen Sambo) sedang melakukan tes PCR,” kata Ramadhan saat memberikan keterangan di Mabes Polri, Jakarta, Senin 11 Juli 2022. Ferdy

Sambo baru mengetahui insiden tersebut saat kembali ke rumah. Saat itu mantan Dirtipidum Bareskrim Polri ini menemukan Brigadir J sudah tewas dengan luka tembak di tubuhnya. Sambo pun langsung menghubungi Kapolres Jakara Selatan.

Ramadhan menambahkan saat ini Bharada E tengah menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan. Ramadhan menegaskan Polri akan bertindak objektif. Jika ada indikasi kesengajaan, Bharada E akan mendapat sanksi lantaran telah menyebabkan Brigadir J tewas.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Prabowo Deklarasikan Diri Maju Sebagai Capres 2024

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:30 WIB
X