• Senin, 15 Agustus 2022

Cegah Pelecehan Seksual, Pemprov DKI Pisahkan Penumpang Pria dan Wanita di Angkot

- Selasa, 12 Juli 2022 | 14:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan memisahkan tempat duduk penumpang pria dan wanita di dalam angkutan kota  (jakarta.go.id)
Pemprov DKI Jakarta akan memisahkan tempat duduk penumpang pria dan wanita di dalam angkutan kota (jakarta.go.id)

Watyutink.com - Pemprov DKI Jakarta bakal memisahkan tempat duduk penumpang pria dan wanita di dalam angkutan kota atau angkot. Tindakan ini guna mencegah terjadinya pelecehan seksual yang beberapa saat terakhir menjadi perhatian masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan nantinya penumpang wanita akan duduk di bangku sebelah kiri. Sedangkan penumpang pria di bangku sebelah kanan. Namun Syafrin tidak menyebutkan kapan aturan tersebut akan diterapkan.

Saat memberikan keterangan Senin 1 1 Juli 2022, berharap pemisahan tempat dudui bisa mencegah kasus pelecehan seksual yang beberapa waktu lalu terjadi.

"Kami akan melakukan pengaturan pemisahan tempat duduk bagi penumpang di angkot," kata Syafrin.

Selain pemisahan tempat duduk, Dinas Perhubungan DKI juga melarang angkutan kota menggunakan kaca film. Kaca jendela angkot harus transparan sehingga bagian dalam angkot bisa terlihat dari luar dengan jelas.

Syafrin menambahkan untuk aturan kaca jendela, semua armada angkot sudah mematuhinya. Saat ini sudah tidak ada angkutan kota yang kacanya gelap. Bahkan angkutan umum yang terintegerasi dengan Jaklingko dan Transjakarta sudah dilengkap dengan kamera pengawas atau CCTV.

Pencahayaan di dalam angkutan umum juga harus sesuai standar. Aturan tersebut juga diterapkan di tempat pemberhentian angkutan umum, seperti halte, stasiun, dan terminal. Dinas Perhubungan akan melakukan pengecekan secara berkala.

Sebelumnya media sosial (medsos) dihebohkan dengan peristiwa pelecehan seksual yang menimpa seorang wanita di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Wanita yang tengah menumpang angkot M 44 itu mengaku mendapat perlakuan tidak senonoh dari penumpang pria yang ada disebelahnya.

Kepala Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Polisi Mariana Widyastuti mengakui pihaknya mendapat laporan terkait kasus pelecehan di dalam angkot. Guna mengungkap kasus ini, Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa 2 saksi, yakni korban dan sopir angkot.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Prabowo Deklarasikan Diri Maju Sebagai Capres 2024

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:30 WIB
X