• Selasa, 9 Agustus 2022

Tak Kunjung Mendaftar, Kominfo Bakal Blokir WhatsApp, Facebook, Instagram 21 Juli 2022

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 09:00 WIB
Kominfo bakal blokir PSE yang tidak melakukan pendaftaran hingga 20 Juli 2022 (Pixabay )
Kominfo bakal blokir PSE yang tidak melakukan pendaftaran hingga 20 Juli 2022 (Pixabay )

Watyutink.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali mengeluarkan peringatan kepada Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat agar segera melakukan pendaftaran. Pasalnya batas akhir waktu pendaftaran hanya tinggal beberapa hari lagi. Jika tidak,

Kominfo mengonfirmasikan batas akhir pendaftaran PSE adalah Rabu 20 Juli 2022. Jika sampai hari itu belum mendaftar, esok harinya atau Kamis 21 Juli 2022 PSE tersebut akan diblokir dan tidak bisa diakses di Indonesia. Itulah sebabnya pihak Kominfo meminta PSE, baik lokal maupun asing segera melakukan pendaftaran guna menghindari sanksi pemblokiran.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menegaskan pihaknya tidak akan melihat, apakah PSE itu perusahaan lokal atau asing. Semuanya menurut Johnny harus patuh terhadap aturan pemerintah. Saat berbicara dengan awal media di kawasan wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis 14 Juli 2022, Johnny memastikan pihaknya akan memberikan perlakuan yang sama kepada semua PSE.

"Seluruh penyelenggara sistem elektronik privat, PSE, baik swasta murni maupun yang badan usaha milik negara harus melakukan pendaftaran PSE untuk memenuhi persyaratan perundang-undangan kita paling lambat tanggal 20 Juli ini sudah harus ya melakukan pendaftaran," ujar Johnny.

Politisi Partai NasDem ini menambahkan aturan soal pendaftaran PSE seuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Johnny menyebut proses pendaftaran PSE sangat mudah. Pasalnya dilakukan melalui Online Single Submission atau OSS. Hal ini membuat tidak ada lagi hambatan administrasi dalam proses pendaftaran. Johnny menyatakan tindakan PSE melakukan pendaftaran adalah wujud ketaatan pada aturan negara yang memberikan kesempatan sektor digital beroperasi secara luas.

"Saya tidak memisahkan apakah ini PSE global atau PSE lokal, tapi PSE privat, baik swasta murni maupun BUMN harus melakukan pendaftaran, "tegas Johnny.

Dikutip dari laman resmi Kominfo, hingga Jumat 15 Juli 2022, beberepa PSE yang sudah mendaftar adalah Gojek, Traveloka, Tokopedia, Ovo, TikTok, Resso, Spotify, Capcut, Helo, Dailymotion, Mi Chat, dan Linktree. Aplikasi PeduliLindung juga diketahui sudah melakukan pendaftaran.

Beberapa PSE besar yang hingga saat ini masih belum mendaftar antara lain, Google, Youtube, Instagram, Facebook, WhatsApp, Twitter, dan Netflix. Selain itu juga perusahaan game online seperti PUBG Mobile dan Mobile Lagend.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X