• Senin, 15 Agustus 2022

Gunakan Pemutih Pakaian, Pejabat BPN Palsukan Sertifikat Tanah

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 10:30 WIB
Pejabat BPN palsukaj sertifikat tanah hanya bermodalkan cairan pemutih pakaian
Pejabat BPN palsukaj sertifikat tanah hanya bermodalkan cairan pemutih pakaian

Watyutink.com - Seorang pejabat Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Jakarta Selatan berinsial PS diduga telah melakukan peraliahn sertifikat tanah secara sepihak. Modus yang digunakan dengan memalsukan sertifikat tanah milik warga menggunakan alat khusus.

Kepala Subdirektorat Harta Benda dan Bangunan Tanah Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Petrus Silalahi dalam keterangannya, Jumat 15 Juli 2022 mengatakan polisi menemukan alat yang digunakan untuk menghapus data yang terdapat pada sertifikat yang dipalsukan. Nantinya pada sertifikat itu akan ditulis nama lain yang seolah menjadi pemilik tanah tersebut.

"Polisi temukan alat yang digunakan para tersangka untuk menghapus data tulisan yang sudah tercetak atas korban di sertifikat. Setelah dihapus kemudian ditimpa ketika dengan atas nama tersangka lainnya di lembar sertifikat tersebut," ujar Petrus.

Kepala Unit 1 Subdirektorat Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Mulya Adhimara menerangkan sebenarnya alat yang digunakan pelaku cukup sederhana. Hanya dibutuhkan cairan pemutih pakaian, tisu atau cottonbud yang biasa digunakan untuk membersihkan telinga.

Mulya menuturkan PS melakukan pemalsuan dan mengganti nama pemilik sertifikat tanah dengan imbalan sejumlah uang. "Jadi untuk menghapus tulisan yang sudah diketik di sertifikat hanya dengan butuh Byclean, kayu kecil dengan dililit tisu atau bisa juga dengan cuttonbud," tutur Mulya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya dikabarkan telah membongkar sindikat mafia tanah dengan modus memalsukan sertifikat tanah. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat memberikan keterangan, Rabu 13 Juli 2022 mengatakan ada 3 orang yang berhasil ditangkap, salah satunya adalah PS, pejabat di Kantor BPN Jakarta Selatan yang dtangkap di Depok, Jawa Barat.

"Hari ini, Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dan menahan dua pejabat dan mantan pejabat BPN (Badan Pertanahan Nasional) terkait mafia tanah," ujar Zulpan.

Selain PS, Polda Metro Jaya juga menangkap MB, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor BPN Bekasi. Total yang sudah ditangkap menurut Zulpan sebanyak 4 orang. Semuanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus mafia tanah.

Sementar itu Juru Bicara Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Teguh Hari Prihatono mengatakan keberhasilan membongkar kasus mafia tanah adalah berkat kerjasama berbagai pihak, seperti Kementerian ATR/BPN, Polri dan Kejaksaan Agung. Teguh menambahkan semuanya tergabung dalam  Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Tanah.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Prabowo Deklarasikan Diri Maju Sebagai Capres 2024

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:30 WIB
X