• Selasa, 9 Agustus 2022

Sri Mulyani: Gratis Pajak Ekspor Kelapa Sawit

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 21:23 WIB
Kelapa Sawit (Gapki.id)
Kelapa Sawit (Gapki.id)

Watyutink.com -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menggratiskan pajak ekspor terhadap seluruh produk kelapa sawit dan turunannya hingga 30 Agustus 2022.

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 115 tahun 2022 yang baru saja diterbitkan menggratiskan pajak ekspor produk kelapa sawit. Beleid ini berlaku terhadap seluruh produk kelapa sawit, baik tandan buah segar, kelapa sawit, minyak sawit mentah (CPO) dan palm oil serta use cooking oil.

"Sampai 31 Agustus 2022, tarif pungutan pajak ekspor produk kelapa sawit dan turunannya, seperti tandan buah segar, biji sawit, minyak sawit mentah (CPO), used cooking oil, dan sebagainya ditetapkan nol rupiah," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Nusa Dua, Bali, Sabtu (16/7/2022).

Lebih lanjut dijelaskan bahwa PMK tersebut menurunkan pajak ekspor jadi 0 persen hingga 30 Agutus 2022. “Pajak ekspor diturunkan 0 persen kepada seluruh produk yang berhubungan dengan CPO," kata Sri Mulyani.

Kebijakan tersebut diambil, kata Sri Mulyani, merupakan respons atas situasi industri kelapa sawit di dalam negeri. "Semua kebutuhan itu kita jaga dalam sebuah porsi, termasuk pungutan ekspor mencari keseimbangan berbagai tujuan tersebut. Petani sawit diperhatikan yang membutuhkan dari pangan, termasuk cooking oil yang afordable dan share Indonesia untuk ekspor," jelas Sri Mulyani.

Namun keputusan pembebasan pungutan ekspor produk sawit dan turunannya ini tidak berlaku permanen. Pemerintah akan memberlakukan skema tarif progresif untuk tarif pungutan ekspor produk sawit dan turunannya setelah 31 Agustus 2022 atau 1 September 2022.  Jika harga CPO global turun, tarif pungutan ekspor juga akan turun dan murah. "Sebaliknya, kalau harga CPO global naik, tarif pungutan ekspor ikut naik."

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) akan mengumpulkan pungutan ekspor tersebut. "Nanti dana yang terkumpul bisa digunakan BPDPKS untuk menjalankan program-program terkait industri kelapa sawit, seperti biodiesel atau juga stabilisasi harga minyak goreng di dalam negeri."

Editor: Sarwani

Tags

Terkini

X