• Minggu, 2 Oktober 2022

Bawa Sejumlah Bukti, Keluarga Laporkan Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J

- Senin, 18 Juli 2022 | 12:55 WIB
Kamarudin Simanjuntak, kuasa keluarga Brigadir J
Kamarudin Simanjuntak, kuasa keluarga Brigadir J

"Kemudian juga ada luka tembakan, ada juga pengerusakan jari atau jari manis," tambah Kamarudin.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat 8 Juli 2022 terjadi aksi saling tembak antara Brigadir J dan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Polisi menyebut kejadian bermula saat Brigadir J memasuki kamar pribadi Irjen Ferdy Sambo yang saat itu sedang tidak berada di rumah. Brigadir J disebut-sebut melakukan pelecehan terhadap Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo.

Bharada E yang mendengar teriakan istri Ferdy Sambo langsung menuju kamar. Namun kehadiran Bharada E langsung disambut tembakan dari Brigadir J. Aksi saling tembak pun terjadi dan berakhir dengan kematian Brigadir J.

Berbagai pihak menilai banyak kejanggalan dalam kasus tersebut, salah satunya adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Berbicara melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @mohmahfudmd, Rabu 13 Juli 2022, Mahfud menyebut penjelasan yang diberikan Polri tidak jelas hubungan sebab dan akibatnya. Itulah sebabnya kasus ini menurut Mahfud tidak bisa dibiarkan mengalir begitu saja.

"Kasus ini memang tak bisa dibiarkan mengalir begitu saja karena banyak kejanggalan yang muncul dari proses penanganan, maupun penjelasan Polri sendiri yang tidak jelas hubungan antara sebab dan akibat setiap rantai peristiwanya," kata Mahfud yang mengaku menulis tanggapan disela-sela beribadah di Kota Madinah, Arab Saudi.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Kapolri Siap Hadapi Tantangan Ferdy Sambo di PTUN

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Berkas Perkara Sudah P21, Ferdy Sambo segera Disidang

Kamis, 29 September 2022 | 09:00 WIB
X