• Selasa, 9 Agustus 2022

Polri Tegaskan Bakal Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J

- Selasa, 19 Juli 2022 | 13:15 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo  (Twitter @DivHumas_Polri)
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Twitter @DivHumas_Polri)

Watyutink.com - Mabes Polri menegaskan akan menindaklanjuti laporan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yoshua Nopryansah Hutabarat atau Brigadir J. Penegasan tersebut disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan Senin 18 Juli 2022.

Dedi memastikan pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan yang diterima dari masyarakat, termasuk dari pihak keluarga Brigadir J.

"Semua laporan masyarakat tentunya akan ditindaklanjuti oleh penyidik," ujar Dedi.

Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini menyatakan semua warga negara berhak mengajukan dan membuat laporan. Polisi menurut Dedi akan memberikan perlakuan yang sama karena semua warga negara sama kedudukannya di mata hukum.

"Seluruh warga negara memiliki kedudukan yang sama di depan hukum (equality before the law)," kata Dedi.

Sebelumnya Keluarga Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat secara resmi melaporkan adanya dugaan pembunuhan berencana. Hal ini terkait dengan peristiwa baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Jumat 8 Juli 2022 lalu. Dalam kejadian itu Brigadir J meninggal dunia.

Diwakili kuasa hukumnya, Kamarudin Simanjuntak, keluarga Brigadir J mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin 18 Juli 2022. Kamarudin mengatakan kedatangannya untuk membuat laporan polisi soal dugaan tindak pidana pembunuhan berencana.

"Kedatangan kita hari ini dalam rangka sebagai tim penasihat hukum dan atau juga kuasa dari keluarga almarhum Yoshua Hutabarat untuk membuat laporan polisi tentang dugaan tindak pidana dugaannya pembunuhan berencana," ujarnya.

Kamarudin menjelaskan pihaknya menduga terjadi pelanggaran Pasal 340 KUHPidana juncto pembunuhan sebagaimana dimaksud Pasal 338 KUHP, juncto penganiayaan yang menyebabkan kematian orang lain juncto Pasal 351.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X