• Senin, 15 Agustus 2022

Sudah Daftar ke Kominfo, Facebook Instagram dan WhatsApp Tidak Jadi Diblokir

- Rabu, 20 Juli 2022 | 09:00 WIB
Facebook Instagram dan WhatsApp bebas tidak jadi diblokir  (Pixabay )
Facebook Instagram dan WhatsApp bebas tidak jadi diblokir (Pixabay )

Watyutink.com - Tiga perusahaan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di bawah naungan Meta, yakni Facebook, Instagram dan WhatsApp akhirnya bebas dari ancaman pemblokiran. Pasalnya ketiga PSE tersebut sudah melakukan pendaftaran sebelum batas akhir, yakni 20 Juli 2022.

Hasil pantauan di lamanpse.kominfo.go.id, ketiga PSE asing itu mendaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada Selasa 19 Juli 2022 siang. Ketiga PSE asing dengan pengguna di Indonesia yang cukup besar itu didaftarkan oleh perusahaan bernama Facebook Singapore PTE. LTD.

PSE lain yang juga sudah mendaftar adalag Google. Mesin pencari atau search engine itu terdaftar sebagai PSE domestik dengan nama PT Google Cloud Indonesia pada Senin 18 Juli 2022.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan dalam keterangannya Selasa 19 Juli 2022 mengatakan kewajiban PSS melakukan pendaftaran adalah upaya pemerintah melindungi masyarakat sebagai konsumen atau pengguna PSE Lingkup Privat. Selain itu pendaftaran juga untuk  menjaga ruang digital Indonesia.

"Maksud dan tujuan kenapa PSE wajib mendaftar, karena aktivitas ekonomi kita itu bukan hanya di fisik, tapi juga di ruang digital. Kita tahu, ruang digital kita itu tanpa batas. Kalau kita di ruang fisik, kita pergi ke toko, tokonya jelas dan kita bisa tahu alamatnya. Kalau di ruang digital bagaimana?” ujar pria yang biasa disapa Sammy ini.

Menurutnya Kominfo menargetkan semua pelaku usaha di ruang digital Indonesia harus mendaftar. Hal ini agar Kominfo bisa mengetahui apakah layanan yang diberikan ada masalah atau tidak. Juga untuk memastikan pedoman yang digunakan menggunakan bahasa Indonesia.

Selain itu kewajiban mendaftar juga agar perusahan PSE yang beroperasi di Indonesia mematuhi ketentuan pajak yang diterapkan pemerintah. Hal ini berlaku untuk PSE domestik maupun asing.

"Kalau kita berusaha di Indonesia, baik itu yang berdomisili di Indonesia maupun di luar, mereka juga harus patuh pada aturan pajak kita. Semua kewajibannya harus dipatuhi, makanya ini kita lakukan pendataan," kata Sammy.

Sementara itu beberapa PSE yang sudah mendaftarkan diri, seperti Netflix, Microsoft Cloud Service, Shopee, Discord, Jenius, KAI Access, MyPertamina, Blibli. Sedangkan yang sudah terdaftar sebelumnya, ada Telegram, Gojek, Gopay, Ovo, Traveloka, Bukalapak, Tiktok, Spotify, Mobile Legends, Linktree, Mi Chat, Resso, Ragnarok X: Next Generation.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Prabowo Deklarasikan Diri Maju Sebagai Capres 2024

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 10:30 WIB
X