• Selasa, 9 Agustus 2022

Setelah Kadiv Propam, Kapolri Copot Kapolres Metro Jakarta Selatan dan Karo Peminal

- Kamis, 21 Juli 2022 | 09:00 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo  (Twitter @DivHumas_Polri)
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Twitter @DivHumas_Polri)

Watyutink.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mencopot 2 perwira yang diduga terkait dengan peristiwa tembak menembak di rumah Irjen Ferdy Sambo. Keduanya adalah Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Peminal) Brigjen Hendra Kurniawan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto.

Keputusan tersebut diumumkan secara resmi oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 20 Juli 2022. Dedi menyebut pencopotan keduanya guna menjaga indepensi Polri, terutama dalam mengusut peristiwa yang menewaskan Brigadir Joshua Nopryansah Hutabarat atau Brigadir J.

"Menonaktifkan Karo Paminal, kedua dinonaktifkan adalah Kapolres Jaksel, Kombes Pol Budhi Herdi," kata Dedi.

Sebagai pengganti Kombes Budhi Herdi, menurut Dedi, nantinya Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran akan menunjuk Kapolres Metro Jakarta Selatan yang baru.

Dedi menegaskan Polri benar-benar serius menangani kasus yang terjadi pada Jumat 8 Juli 2022 itu. Hal ini sudah menjadi komitmen Kapolri dalam menjaga marwah institusi Polri. Itulah sebabnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk Tim Khusus yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Dedi menjelaskan pada hari yang sama, Tim Khusus telah menerima kedatangan keluarga Brigadir J yang diwakili oleh kuasa hukumnya.

"Dalam rangka menjaga objektivitas, transparansi, independensi, tim harus betul-betul menjaga marwah itu seperti komitmen Bapak Kapolri," imbuh Dedi.

Mantan Kapolda Kalimantan Tengah ini menambahkan Tim Khusus telah melakukan autopsi ulang terhadap jenazah Brigadir J. Selain itu Tim Khusus juga berhasil menemukan rekaman kamera pemantau atau CCTV. Diharapkan dengan temuan tersebut kasus yang menjadi sorotan publik ini bisa segera terungkap.

"Kita sudah menemukan CCTV dan bisa mengungkap jelas tentang konstruksi jelas kasus ini. CCTV ini sedang didalami timsus. Dan nanti akan dibuka apabila serangkaian proses telah dilakukan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X