• Selasa, 9 Agustus 2022

Pengamat Sebut Rakyat Indonesia Perlu Dapat Vaksinasi Booster Kedua

- Minggu, 24 Juli 2022 | 13:30 WIB
info vaksin (Pixabay )
info vaksin (Pixabay )

Watyutink.com - Pengamat kesehatan Tjandra Yoga Aditama menilai rakyat Indonesia perlu mendapatkan suntikan vaksinasi penguat atau booster. Bukan hanya satu kali tapi juga booster yang kedua. Hal itu guna semakin membentuk sistem kekebalan tubuh guna menghindari paparan virus corona atau Covid-19.

Saat berbicara melalui keterangan tertulis, Sabtu 23 Juli 2022, mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO) Asia Tenggara ini menerangkan setidaknya ada 4 alasan rakyat Indonesia perlu mendapatkan vaksin Covid-19 dosis keempat.

Pertama, efikasi vaksin primer akan menurun sesudah lebih dari 6 bulan. Kedua, varian dan subvarian baru cenderung dapat menghindar dari sistem imun yang terbentuk. Ketiga, kasus penularan Covid-19 saat ini cenderung kembali mengalami peningkatan. Keempat, pemberian vaksinasi dosis keempat atau booster kedua sesuai dengan kebijakan beberapa negara.

"Booster kedua memang patut diberikan di negara kita, setidaknya pada kelompok risiko tinggi, setidaknya karena empat alasan," kata Tjandra.

Mantan Kepala Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini mencontohkan pada 10 Juni 2022, Singapura menyatakan bakal memberikan vaksin booster kedua kepada semua penduduk berusia 50 tahun ke atas. Selanjutnya pada 1 Juli 2022, negara yang berbatasan dengan Batam itu memberikan vaksin booster kedua kepada warga berusia di atas 18 tahun.

Pemerintah Malaysia pada 20 Juli 2022, mengumumkan bakal memberikan vaksin booster dosis kedua. Hal ini setelah negara jiran itu mengalami peningkatan jumlah kasus Covid-19.

"Jadi kalau Anda berusia 50 tahun ke atas, sudah mendapat dosis penggalak (booster) pertama, Anda boleh mendapat dosis penggalak kedua," ujar Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin seperti ditirukaj
Tjandra.

Keputusan serupa juga dilakukan European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC) dan European Medicines Agency (EMA). Pada 11 Juli 2022, di Eropa mulai digalakkan pemberian vaksin booster kedua. Namun saat ini lebih diprioritaskan untuk mereka yang sudah mendapat booster pertama lebih dari 6 bulan sebelumnya.

Sementara di Amerika Serikat, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada 29 Maret 2022 merekomendasikan pemberian vaksin booster kedua. Terutama bagi warga yang berusia di atas 50 tahun dan memiliki gangguan imunologi tertentu.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X