• Sabtu, 20 Agustus 2022

Pengamat Sebut Habib Rizieq Bakal Dukung Partai Lawan PDIP, Pengacara: Tidak Akan Netral

- Rabu, 27 Juli 2022 | 10:30 WIB
Mantan Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab
Mantan Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab

Watyutink.com - Beberapa pihak mulai memprediksi arah politik yang akan dipilih mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS). Termasuk tentang siapa dan partai apa yang bakal didukung HRS yang baru bebas dari penjara.

Pengamat politik Adi Prayitno memprediksi HRS akan mendukung partai politik yang berseberangan dengan PDIP. Menurut Adi HRS tidak akan mempermasalahkan nama atau figur yang maju sebagai calon presiden (Capres) 2024. Asalkan bukan dari PDIP. Hal itu diungkapkan Adi saat berbicara di acara Total Politik di Warung WOW KWB, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu 24 Juli 2022.

“Kemana HRS dan eks FPI untuk 2024. Jadi, siapa pun partai politik yang diusung melawan kekuatan pemerintah saat ini, melawan PDIP, melawan Jokowi, di situlah kemudian HRS dan FPI bakal berlabuh,” kata Adi.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) ini mengatakan telah melakukan pengamatan terhadap HRS usai bebas dari penjara. Adi pun menyinggung diksi darurat kebohongan dan kezaliman yang disampaikan HRS. Adi menilai diksi itu ditujukan kepada pemerintah.

HRS keluar, lalu muncul statement yang bukan tentang ‘amar makruf nahi mungkar’, tetapi darurat kebohongan, darurat kezaliman,” ungkap dia.

Adi yakin pernyataan itu bukan ditujukan ke negara lain, seperti Suriah, melainkan kepada pemerintah lantaran HRS adalah warga negara Indonesia. Adi mengaku berusaha menerjemahkan pernyataan HRS. Menurutnya Indonesia sedang terjadi banyak dusta dan tidak proporsional.

“Tidak mungkin itu ngomongin Suriah. Tidak mungkin karena HRS tinggal di Indonesia dan Petamburan. Saya tidak perlu bertanya ke ustaz ini (Azis Yanuar, red), biar saya yang terjemahkan apa maksudnya,” jelas Adi.

Sementara itu Pengacara HRS, Aziz Yanuar menyebut kliennya masih belum ingin berbicara soal politik, termasuk siapa yang bakal didukung pada Pilpres 2024. Aziz menyebut HRS nantinya akan mendukung salah satu figur dan kecil kemungkinan akan bersikap netral.

"Ya kalau netral juga berarti jalannya kan menyeramkan, berarti kita berhenti dulu sebentar, kemungkinan ada, tapi mungkin yang netral kecil lah," kata Aziz.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X