• Selasa, 9 Agustus 2022

Polisi Tangkap Peserta Demo Tiket Pulau Komodo Naik, Warga Tuntut Janji Sandiaga Uno

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 14:00 WIB
Aparat kepolisian menangkap peserta aksi demo menolak kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo  (Twitter )
Aparat kepolisian menangkap peserta aksi demo menolak kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo (Twitter )

Watyutink.com - Aksi demonstrasi warga Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) berakhir dengan kericuhan. Pasalnya aksi menolak kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo yang dilaksanakan pada Senin 1 Agustus 2022 itu dibubarkan oleh aparat kepolisian. Bahkan 3 orang peserta demo ditangkap polisi.

Ketiga orang yang ditangkap adalah Ketua Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat (FORMAPP) Rafael Todowera. Sedangkan 2 orang lainnya adalah Louis dan Afandi Wijaya.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Felli Hermanto membenarkan adanya penangkapan peserta demontrasi menolak kenaikan harga tiket Pulau Komodo. Namun Felli menyebut hanya 2 orang yang ditangkap, yakni Rafael Todowera dan satu orang lainnya. Mereka ditangkap lantaran menggelar demonstrasi di sekitar objek vital yakni bandara.

Saat memberikan keterangan, Senin 1 Agustus 2022, Felli mengatakan para peserta aksi demo telah mengganggu aktivitas Bandar Komodo. Hal itulah yang memaksa aparat kepolisian mengambil tindakan tegas.

"Itu mengganggu kedatangan aktifitas di kawasan obyek vital bandara," ujarnya.

Felli menambahkan peserta aksi demo diamankan ke Mapolres Manggarai Barat untuk menjalani pemeriksaan.

Tindakan aparat kepolisian menangkap peserta aksi sangat disesalkan sejumlah aktivitas. Terlebih dari video yang beredar di media sosial (medsos) aparat keamanan menghalau dan membubarkan peserta aksi sambil membawa senjata lengkap.

Melalui cuitan di akun twitter, aktivis menyesalkan tindakan aparat keamanan. Aktivis yang sebagian adalah pelaku usaha pariwisata menilai kenaikan tiket masuk Pulau Komodo tak lepas dari monopoli bisnis sejumlah pihak. Aktivis juga mempertanyakan komitmen Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparkeraf) Sandiaga Uno yang mengaku siap berdialog.

"Para pelaku pariwisata yg menolak kenaikan tiket dan monopoli binsis di TN Komodo digebuki aparat, di mana @sandiuno @Kemenparekraf  yg bbrp waktu lalu sesumbar siap berdialog?" tulis akun @KawanBaikKomodo, Senin 1 Agustus 2022.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X