• Minggu, 4 Desember 2022

Bawa Sejumlah Bukti, Pengacara Keluarga Brigadir J Diperiksa Bareskrim Soal Pembunuhan Berencana

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 10:30 WIB
Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak  (YouTube )
Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak (YouTube )

Watyutink.com – Kuasa hukum keluarga Brigadir Yoshua Norpriyansah Hutabarat atau Brigadir J mengakui telah menjani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Selasa 2 Agustus 2022. Pada pemeriksaan itu tim kuasa hukum yang hadir adalah Kamaruddin Simanjuntak dan Johnson Panjaitan. Pemeriksaan dilakukan terkait dengan laporan keluarga soal dugaan adanya tindak pidana pembunuhan berencana yang dialami Brigadir J.

Saat memberikan keterangan di Gedung  Bareskrim Polri, Selasa 2 Agustus 2022, Kamaruddin mengatakan pihaknya membawa sejumlah dokumen dan barang bukti terkait meninggalnya Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo, Jumat 8 Juli 2022 lalu. Kamaruddin datang sebagai pensehat hukum ayah dan ibu Brigadir J.

“Kami sebagai pelapor atau pensihat hokum dariapda ayahanda dan ibunda daripada korban brigadir polisi Nofriasnyah Yoshua Hutabarat Diundang dipanggil penyidik subdit satu pidum Polri. Untuk beri keterangan sebagai pelapor terkait kasus laporan kami terkait dugaan tindak pidana pembunuhan berencana.”jelas Kamaruddin.

Beberapa barang bukti yang dibawa menurut Kamaruddin adalah keterngan dari 11 saksi yang diajukan pihak keluarga. Selain itu juga beberapa dokumen, surat dan pernyataan para ahli pidana dan forensik. Menurut Kamaruddin ada kesesuaian antara data, keterangan saksi dan pernyataan saksi ahli.  

"Barang buktinya banyak. Pertama keterangan saksi. Ada 11 saksi yang kami ajukan. Kedua adalah bukti surat atau akta. Ketiga nanti pendapat ahli. Ahli pidana, ahli forensik, macam-macam nanti dipanggil penyidik. Berikutnya adalah petunjuk kesesuaian antara keterangan saksi dengan surat keterangan ahli, masuk kepada keterangan terlapor atau tersangka atau pengakuannya. Kan begitu," ujarnya.

Kamaruddin menuturkan data dan dokumen yang disampaikannya bisa menjadi bukti tambahan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait lapora dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Menurut Kamaruddin keterangan tambahan diperoleh setelah proses autopsi ulang dilakukan pada Rabu 27 Juli 2022 di RSUD Sungai Bahar, Jambi.

 "Jadi intinya tadi adalah mengubah berita acara menjadi berita acara pemeriksaan pelapor atau saksi atau menjadi pro justitia, kemudian kita ada keterangan tambahan di luar dari pada yang sudah ditanyakan kepada pemeriksaan dahulu," ujar Kamarudin.

Sebelumnya saat berbicara di kanal YouTube Refly Harun, Jumat 29 Juli 2022, Kamaruddin membeberkan beberapa temuan tim dokter forensik yang melakukan autopsy ulang jenazah Brigadir J. Kamaruddin mengatakan tim dokter forensik menemukan bagian kepala mengalami retak sebanyak 6 bagian. Selain itu otak Brigadir J sudah tidak lagi berada di kepala melainkan sudah pindah ke perut.

"Jadi apa yang mereka catat itu sudah hasil kerja sama dengan dokter-dokter forensik itu misalnya dibuka kepala gitu ya, kepalanya pertama tidak ditemukan otaknya. Yang ditemukan adalah ada semacam retak enam di dalam kepala itu," kata Kamaruddin.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X