• Sabtu, 20 Agustus 2022

Kominfo Buka Blokir, Steam, Yahoo, PayPal, Conter Strike Bisa Diakses Kembali

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 13:00 WIB
Counter Srtike bisa diakses kembali setelah Kominfo membuka blokir (steampowered.com)
Counter Srtike bisa diakses kembali setelah Kominfo membuka blokir (steampowered.com)

Watyutink.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya membuka kembali akses semua Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang semula diblokir, termasuk Yahoo, Steam, DoTA, dan Conter Strike. Terhitung sejak Selasa 2 Agustus 2022 semua PSE tersebut sudah bisa diakses kembali. Sedangklan untuk PayPal sudah dibuka dan bisa diakses kembali sejak Minggu 31 Juli 2022 pukul 08.00 WIB.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan dalam keterangan tertulisnya, Selasa 2 Agustus 2022 mengatakan sejak pukul 08.30 WIB semua PSE yang diblokir sudah dibuka dan diakses kembali.  Semuel menerangkan pihaknya telah berupaya agar PSE asing tersebut melakukan pendaftaran sesuai dengan aturan yang berlaku. Bahkan agar PayPal bersedia melakukan pendaftaran Kominfo terpaksa meminta bantuan Kedutaan Besar Amerika Seriktat (AS) di Jakarta.

Sedangkan PSE di bawah Valve Corp, yakni Steam, Conter Strike dan DoTA akhirnya merespon surat elektronik (e-mail) Kominfo yang dikirimkan terakhir pada Senin 1 Agustus 2022. Semual menyatakan tanggapan dan itikad baik semua PSE asing sangat penting. Sehingga kini para pengguna layanan PSE tersebut, terutama penggemar game online sdauh bisa kembali mengaksesnya.

Yahoo dan Valve Corp (Steam, Conter Strike, dan DoTA) sudah dilakukan normalisasi sejak pukul 08.30 WIB, hari ini,”ujar Semuel.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Kominfo memutuskan memblokir 8 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat. Pasalnya sampai tenggat waktu yang ditentukan 8 PSE tersebut tidak melakukan pendaftaran. Akibatnya terhitung sejak Sabtu 30 Juli 2022, PSE tersebut tidak bisa diakses. Kedelapan PSE yang diblokir adalah mesin pencarian atau search engine Yahoo, Steam, DoTA, Counter-Strike, Epic Games, Origin.com, Xandr.com, dan PayPal

Semuel dalam keterangannya, Sabtu 30 Juli 2022 mengatakan keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir 8 Yahoo, PayPal, Steam, dan lain-lain telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Namun keputusan tersebut langsung mendapat sambutan riuh warganet. Bukan dukungan, warganet justru menyuarakan penolakan terhadap keputusan tersebut. Sebagai bentuk penolakan, warganet menggaungkan hastag atau tanda pagar (tagar) #Blokirominfo. Begitu banyaknya penolakan yang muncul sampai-sampai tagar #BlokirKominfo menjadi trending topic di Twitter dunia.

Protes terbanyak berasal dari para pecinta game online. Pasalnya Epic Games, Counter Strike dan Steam adalah PSE yang diblokir. Banyak warganet menilai Kominfo telah bertindak konyol dengan memblokir 8 PSE tersebut. Bahkan beberapa mendesak Kominfo dibubarkan atau setidaknya dirombak personelnya.

Ada pula yang menilai tindakan Kominfo Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike, dan Origin sama dengan upaya mematikan industri e-sports di tanah air. Sedangkan pemblokiran PayPal membuat para kreator konten Indonesia tidak lagi bisa mendapatkan penghasilan. Pasalnya banyak hasil kerja kreator konten Indonesia yang dibayar oleh pihak luar negeri menggunakan PayPal.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X