• Jumat, 9 Desember 2022

Jadi Tersangka Kasus Penembakan Brigadir J, Bharada E Terancam Hukuman 15 Tahun

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 10:30 WIB
Bharada Richard Eliezer resmi jadi tersangka penembakan Brigadir Yoshua
Bharada Richard Eliezer resmi jadi tersangka penembakan Brigadir Yoshua

Watyutink.com - Polisi akhirnya secara resmi menetapkan Bhayangkara Dua Richard Eliezer atau Bharada E sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir Yoshua Nopryansah Hutabarat atau Brigadir J. Akibatnya Bharada E kini terancam hukuman 15 tahun penjara.

Saat memberikan keterangan pers Rabu 3 Agustus 2022 malam di Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi menyatakan setelah ditetapkan sebagai tersangka, Bharada E langsung ditahan. Tindakan penahanan dilakukan mulai hari itu juga.

"Bharada E ada di Bareskrim di Pidum setelah ditetapkan tersangka tentu akan dilanjutkan dengan pemeriksaan sebagai tersangka dan langsung akan kita tangkap dan kita tahan," kata Andi Rian.

Mantan Kapolres Tebing Tinggi Sumatera Utara ini menjelaskan, Bharada E dijerat dengan Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Pasal 338 KUHP berbunyi "Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun".

Pasal 55 KUHP menyatakan mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan. Dalam pasal ini bisa diartikan ada persekongkolan atau bersama-sama melakukan kejahatan.

Sedangkan Pasal 56 KUHP berisi mereka yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan; mereka yang sengaja memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan. Dalam pengembangan penyidikan polisi kemungkinan akan memburu tersangka lain.

Andi Rian memastikan penyidik kasus yang terjadi di rumah Irjen Ferdy Sambo tidak akan berhenti. Andi menyatakan akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap kasus tersebut secara terang.

"Pemeriksaan dan penyidikan tidak berhenti sampai di sini dan tetap berkembang. Masih ada beberapa saksi lagi yang akan kita lakukan pemeriksaan ke depan," kata Andi Rian.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat 8 Juli 2022 terjadi aksi saling tembak antara Brigadir J dan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Polisi menyebut kejadian bermula saat Brigadir J memasuki kamar pribadi Irjen Ferdy Sambo yang saat itu sedang tidak berada di rumah. Brigadir J disebut-sebut melakukan pelecehan terhadap Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo.

Bharada E yang mendengar teriakan istri Ferdy Sambo langsung menuju kamar. Namun kehadiran Bharada E langsung disambut tembakan dari Brigadir J. Aksi saling tembak pun terjadi dan berakhir dengan kematian Brigadir J.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

RKUHP Disahkan, Pengamat: Indonesia Makin Mirip China

Kamis, 8 Desember 2022 | 14:30 WIB
X